Marvel’s Avengers Dikembangkan 5 Studio

Reading time:
June 22, 2019
cap marvels avengers

Untuk saat ini, terlepas dari hype super tinggi yang mengitarinya, tidak banyak yang kita tahu terkait proyek teranyar Crystal Dynamics dan Square Enix – Marvel’s Avengers. Pesannya di panggung utama E3 2019 beberapa waktu lalu juga harus diakui, membingungkan. Mereka terus mendengungkan pesan soal game sinematik, namun tidak memperlihatkan banyak gameplay, kemudian menutupnya dengan skema multiplayer kooperatif tanpa menjelaskannya sama sekali.  Namun satu hal yang pasti, kita sepertinya tidak boleh meragukan skala dan ambisi untuk membawa karakter-karakter superhero ini ke video game.

Dalam wawancara terbarunya dengan GamesIndustry.biz, Studio Head Crystal Dynamics – Scott Amos menyebut bahwa Marvel’s Avengers tidak hanya dikembangkan oleh satu studio saja, tetapi 5.

marvels avengers black widow
Marvel’s Avengers dikembangkan oleh 5 studio: Crystal Dynamics, Nixxes, Square Enix Jepang, Eidos Montreal, dan Crystal North West.

Selain Crystal Dynamics yang bertempat di Redwood Shores, pengembangan game ini juga dibantu oleh Crystal North West – studio baru di Bellevue, Nixxes – tim yang sudah membantu mereka selama 20 tahun terakhir, Eidos Montreal – yang bekerjasama dengan mereka sejak proyek Tomb Raider Reboot, dan akhirnya Square Enix Jepang – dimana tim teknis ikut bekerja bersama. Kondisi seperti ini disebut Amos juga membuat mereka mau tidak mau, juga harus mengubah cara kerja internal yang ada. Amos juga memberikan higlight pada kerjasama dekat dengan Marvel

Marvel’s Avengers sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 15 Mei 2020 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Apakah informasi 5 studio ini membuat Anda lebih tertarik menunggu Marvel’s Avengers?

Source: GamesIndustry.biz

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 23, 2021 - 0

Review Death Stranding – Director’s Cut: Paket Baru Definisi Tinggi!

Antara Anda benar-benar menyukainya atau benar-benar membenci apa yang ia…
September 22, 2021 - 0

Review Kena – Bridge of Spirits: Kena Sihir Fantasi Elok!

Menarik adalah kata yang tepat untuk menjelaskan pilihan game-game yang…
September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…