Cut-Scene Cyberpunk 2077 Kini Sepenuhnya First-Person

Reading time:
September 2, 2019
CP 2077 first person

Apakah Anda sudah menikmati video gameplay 15 menit terbaru yang diperlihatkan Cyberpunk 2077 beberapa hari yang lalu? Selain menyelami sisi gameplay lebih dalam dengan mempresentasikan setidaknya dua gaya bermain dan bagaimana cerita origin Anda akan mempengaruhinya, ia juga memberikan sedikit intipan cerita yang baru di sana. Anda bisa melihat salah satu distrik paling berbahaya – Pacifica dan bagaimana ia dikuasai oleh Voodoo Boys yang brutal. Namun jika membandingkannya dengan gameplay 40 menit dari E3 2018, beberapa dari  Anda sepertinya sudah melihat ada sesuatu yang berbeda. Benar sekali, cut-scene.

Anda masih ingat dengan cut-scene tahun sebelumnya dimana Anda bisa melihat sekelibat penampilan V ketika ia keluar dari elevator dan berakhir bertempur? Sudut pandang kamera ketiga yang muncul di cut-scene tersebut tidak akan lagi tersedia di build terbaru Cyberpunk 2077. Lewat konfirmasi yang didapatkan via fanpage resmi Facebook mereka, semua cut-scene CP 2077 kini akan disajikan dari perspektif orang pertama, bahkan ketika sang karakter – V berhubungan seksual sekalipun. Ini berarti, hanya via berkendara, cermin, dan juga hacking kamera pengintai, Anda akan bisa melihat penampilan kustomisasi karakter Anda.

cp2077 first person
Cyberpunk 2077 memastikan bahwa semua cut-scene kini juga diambil dari kacamata orang pertama, termasuk aktivitas seksual sekalipun.

CD Projekt Red sendiri masih belum angkat bicara soal alasan di balik keputusan ini. Satu yang pasti, konfirmasi ini memicu banjir reaksi negatif, baik di Reddit ataupun forum resmi Cyberpunk 2077 itu sendiri. Cyberpunk 2077 rencananya akan dirilis tanggal 16 April 2020 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang menyesali arah baru ini?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…