Bandel, Gamer Tetap “Hadirkan” Mai Shiranui di Smash Bros. Ultimate

Reading time:
November 13, 2019
smash bros mai shiranui1

Super Smash Bros. Ultimate – game fighting Nintendo Switch yang kini digadang sebagai game fighting terlaris sepanjang masa memang tengah menuai kontroversi, terutama soal update konten terbarunya – Terry Bogard. Bersama dengan kehadiran petarung ikonik dari Fatal Fury tersebut, Nintendo di tangan Masahari Sakurai memang menyuntikkan banyak konten pendukung lainnya yang berangkat dari franchise sama. Beberapa karakter berakhir menjadi kostum untuk karakter Avatar Mii sementara beberapa lainnya berakhir jadi “karakter cameo” yang sekedar muncul dan menyemangati Anda saat bertarung di level milik Terry Bogard. Sayangnya, tidak ada Mai Shiranui di sana.

Sakurai secara terbuka menyebut bahwa alasan absennya karakter Mai Shiranui di Super Smash Bros. Ultimate mengakar pada desain karakternya yang dianggap terlalu sensual. Mengingat Ultimate adalah game fighting segala umur, mereka memutuskan tidak menghadirkan Mai sama sekali. Namun seperti yang bisa diprediksi, langkah Sakurai ini justru memicu gelombang protes baru dari gamer-gamer yang bandel. Beberapa langkah dilakukan untuk “menghadirkan” Mai Shiranui ke Super Smash Bros. Ultimate dari menghadirkan beberapa karkater Mii semirip mungkin dengan desain kostum Mai hingga racik level yang menjadikan sosok petarung ini sebagai fokus, lengkap dengan ukuran tubuh tak proporsional ikoniknya.

smash bros mai shiranui
Bandel, beberapa desain level bertema Mai Shiranui kini hadir di Super Smash Bros. Ultimate.

Nintendo sendiri masih belum angkat bicara atau memberikan respon apapun terkait lahirnya beberapa stage bertema Mai Shiranui ini. Apakah tren ini akan terus berlanjut? Kita tunggu saja.

Source: Kotaku

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…