Codemasters Beli Dev. Project CARS

Reading time:
November 29, 2019
codemasters

Sebagai sebuah genre yang niche, angka developer yang menangani game-game racing, yang beberapanya dirilis tahunan, memang bisa dihitung dengan jari. Apalagi jika kita mengkhususkan diri untuk membicarakan hanya yang bergenre simulasi saja misalnya. Salah satu developer paling kawakan di genre ini? Tentu saja Codemasters yang secara konsisten menelurkan game-game racing berkualitas lewat beberapa judul terpisah. Kini sepak terjang mereka akan bergerak ke level yang baru. Mengapa? Karena Codemasters baru saja mengakuisisi Slightly Mad Studios, developer yang seharusnya menjadi kompetitor terbesar mereka.

Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, Slightly Mad Studios merupakan developer di balik dua seri Project CARS yang mendapatkan respon positif dari gamer pencinta genre racing, baik dari sisi sensasi berkendara hingga kualitas visual memesona. Codemasters membeli Slightly Mad Studios dengan harga sekitar USD 30 juta atau sekitar 432 Milyar Rupiah. Dari USD 30 juta tersebut, USD 25 juta dibayarkan secara cash di muka sementara sisa USD 5 juta lainnya dibagikan dalam bentuk saham. Berita terbaiknya? Keseluruhan tim Slighly Mad Studios yang berisikan 150 orang dipastikan akan bertahan.

project cars 2
Codemasters mengakuisi Slightly Mad Studios – dev. Project CARS dengan nilai sekitar USD 30 juta.

Slightly Mad Studios sendiri saat ini tengah sibuk mengembangkan setidaknya 3 buah proyek terpisah saat ini: sebuah game mobile Project CARS, sebuah game racing berbasis film, dan judul ketiga dari Project CARS. Dengan semua proyek yang kini berdiri di bawah bendera Codemasters ini, CEO – Frank Sagnier yakin bahwa proses akuisisi ini akan membuat Codemasters kian kokoh sebagai pemimpin global di genre racing.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang jatuh hati pada Project CARS?

Source: GI.biz

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…