Terlalu Seksi, Mai Shiranui Tak Muncul di Super Smash Bros. Ultimate

Reading time:
November 7, 2019

 

Pelan tapi pasti, kata “Ultimate” di seri game fighting teranyar Nintendo untuk Nintendo Switch – Super Smash Bros. Ultimate mulai terasa pantas. Ambisi untuk meracik sebuah seri Super Smash Bros. terbaik dan terpadat yang pernah ada terealisasi lewat jumlah karakter tamu yang ikut hadir sebagai roster DLC, lengkap dengan cameo, desain stage, kostum karakter Mii, hingga musik ikonik masing-masing. Setelah Joker dari Persona 5 dan Hero dari Dragon Quest, kini giliran karakter petarung dari Fatal Fury – Terry Bogard yang ikut hijrah. Namun menariknya, terlepas dari begitu banyak karakter cameo Fatal Fury yang hadir bersama Terry Bogard, Anda bisa melihat absennya sang karakter wanita utama – Mai Shiranui.

Absennya Mai Shiranui di Super Smash Bros. Ultimate tentu saja mengejutkan. Mengapa? Karena sang otak – Masahiro Sakurai menyuntikkan banyak karakter cameo yang ikut meramaikan stage pertarungan Terry Bogard dari Yuri, Kyo, Billy Kane, hingga Athena bersama dengan beberapa karakter seperti Iori, Ryo dan Nakururu yang bahkan menawarkan kostum Mii untuk digunakan. Sepertinya paham bahwa akan ada banyak gamer yang menyadari hal ini, Sakurai memutuskan untuk berbicara lugas.

DI sesi live-streaming yang sama, ia menjelaskan mengapa Mai Shiranui tidak muncul di Super Smash Bros. Ultimate. Sakurai menyebut bahwa Super Smash Bros. Ultimate pada dasarnya didesain untuk untuk “pria dan wanita baik-baik dari segala umur”, yang secara halus, mengacu pada desain sensualitas karakter Mai yang ia anggap tidak cocok untuk game fighting terlaris sepanjang masa ini. Oleh karena ini, Sakurai meminta maaf. Tentu saja internet sendiri melemparkan reaksi beragam terkait pernyataan ini, apalagi mengingat beberapa karakter wanita lain seperti Samus dengan pakaian ketat-nya dan Bayonetta sebenarnya juga berbagi sensualitas yang nyaris sama, walaupun tidak berpakaian seterbuka Mai.

DLC karakter Terry Bogard yang sudah bisa Anda dapatkan ini juga hadir dengan tidak kurang dari 50 buah track dari game-game SNK di dalamnya. Bagamana menurut Anda? Apakah Mai Shiranui memang terlalu seksi untuk game sekelas Super Smash Bros. Ultimate?

 

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…

PlayStation

April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…
March 9, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Housemarque (RETURNAL)!

Housemarque dan rilis konsol terbaru Playstation memang jadi kombinasi tidak…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…