Pendanaan Star Citizen Tembus 3,5 Triliun Rupiah!

Reading time:
December 2, 2019
star citizen

Star Citizen adalah buah proyek ambisius yang secara konsisten menambahkan konten ekstra, dari satu periode ke periode lainnya, hingga membuatnya tidak kunjung selesai. Di awal ia “hanya” sebuah game multiplayer berbasis eksplorasi luar angkasa, tetapi kini tumbuh menjadi game yang berusaha melebur beragam genre di dalam satu ruang yang sama. Konsep pesawat luar angkasa yang ia tawarkan juga semakin beragam, termasuk beberapa yang berukuran begitu besar hingga ia butuh sebuah kru tersendiri untuk dikendarai. Satu yang pasti, terlepas dari beragam kritik dan kecemasan yang muncul karena statusnya yang tidak kunjung dirilis, Star Citizen masih secara konsisten mendulang uang hingga batas yang mengagumkan.

Sistem pendanaan dengan menggunakan sistem jual kapal virtual yang beberapa di antaranya sempat ditawarkan dalam bundle ratusan juta Rupiah ternyata bekerja dengan manis untuk Star Citizen. Ia baru saja menyentuh sebuah milestone mengagumkan dimana sistem pendanaan ini akhirnya menyentuh angka USD 251 juta atau sekitar 3,5 triliun Rupiah! Angka ini dihasilkan dari “donasi” sekitar 2,4 juta gamer Star Citizen di seluruh dunia, yang masing-masing tentu saja hadir dengan kontribusi yang berbeda. Berdasarkan data terakhir, Star Citizen berhasil mengumpulkan tidak kurang dari USD 9,6 juta atau sekitar 135 milyar Rupiah hanya di bulan November 2019 saja.

star citizen funding
Pendanaan Star Citizen menembus angka 251 juta, atau sekitar 3,5 triliun Rupiah!

Star Citizen belum lama ini memperkenalkan Theaters of War, sebuah mode multiplayer ala Battlefield dalam format 20vs20 yang akan memuat pertempuran beberapa fase dari darat hingga luar angkasa, lengkap dengan ragam kendaraan menawan. Sayangnya, game ini belum punya tanggal rilis pasti sama sekali.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang optimis dengan game yang satu ini?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…