Sony Daftarkan Paten Kontroler Baru Playstation

Diskusi terkait konsol generasi selanjutnya memang sudah gencar dilakukan Sony sejak beberapa bulan yang lalu. Walaupun pada akhirnya Microsoft yang terlebih dahulu memperlihatkan bentuk konsol next-gen mereka – Xbox Series X di ajang TGA 2019 beberapa minggu lalu, Sony sudah secara aktif memberikan gambaran performa seperti apa yang bisa kita antisipasi dari Playstation 5 nantinya. Bahkan, sebuah game perdana berjudul Godfall sudah diperkenalkan dan diumumkan untuknya. Namun konsol generasi terbaru tidak selalu soal peningkatan performa saja. Kita juga berbicara soal tambahan fitur dan gimmick yang terkadang juga diwakili oleh desain bentuk kontroler itu sendiri.
Sony memang belum secara terbuka memperlihatkan Playstation 5 dan menjelaskan detailnya secara mendetail, namun ragam spekulasi terus mengemuka. Salah satunya berfokus pada si kontroler yang kemungkinan besar akan menyandang nama DualShock 5. Lewat pendaftaran paten yang sempat mengemuka, ia sempat disebut-sebut akan menghadirkan fitur mic built-in yang akan bisa digunakan untuk voice commands. Namun paten terbaru yang baru didaftarkan Sony tanggal 26 Desember 2019 yang lalu memperlihatkan desain baru dengan dua ekstra tombol di bagian belakang yang bisa dikustomisasi fungsinya.

Sony sendiri tidak secara terbuka menyebut bahwa kontroler ini didesain untuk Playstation 5. Ada indikasi kuat juga yang meyakini bahwa bisa jadi ini adalah varian baru DualShock 4. Apa pasal? Karena paten yang sama menuliskan bahwa ia masih menggunakan micro-USB port dan bukannya USB-C, seperti yang sempat dilaporkan akan diusung oleh Playstation 5. Ada kemungkinan ini adalah varian DualShock 4 baru mengikuti pengumuman attachment dengan fungsi serupa yang sempat dilemparkan beberapa waktu yang lalu.
Namun jika memang ini berakhir menjadi desain DualShock 5, tentu menarik untuk melihat kenyamanan dan ekstra fungsi seperti apa yang bisa dioptimalkan dengan menggunakan dua ekstra tombol di bagian belakang ini. Terlihat menarik di mata Anda?
Source: Polygon










