Platinum: Jadi Publisher Sendiri untuk Bayonetta itu Mahal!

Reading time:
February 10, 2020
Bayonetta 2 PART 2 jagatplay 24 600x338 600x338

Sebuah gebrakan yang menarik, kesan ini memang muncul ketika Platinum Games memutuskan untuk membawa proyek The Wonderful 101 Remastered mereka ke Kickstarter. Dengan restu Nintendo, proyek ini bahkan akan dibawa tidak hanya ke Switch, tetapi juga Playstation 4 dan PC. Seperti yang bisa diprediksi, langkah Platinum ini disambut baik. Dengan target yang tercapai di bawah 4 jam sejak kampanye dirilis, ia terus mendulang uang dan bahkan, sudah memenuhi hampir semua stretch goals yang sempat ditawarkan. Pertanyaannya kini, mengapa Platinum tidak melakukan hal yang sama dengan Bayonetta?

Menjadi game action terpopuler mereka, tentu sebuah langkah rasional untuk menempuh strategi serupa dengan Bayonetta, apalagi dengan seri ketiga yang masih dikembangkan. Namun boss besar Platinum – Atsushi Inaba memaparkan fakta yang berbeda. Berbicara dengan IGN Jepang, Inaba menyebut bahwa upaya untuk melakukan self-publishing Bayonetta akan membutuhkan uang yang sangat besar dibandingkan apa yang mereka lakukan dengan The Wonderful 101: Remastered saat ini. Ia tidak memberikan detail lebih lanjut, selain memastikan bahwa hak untuk Bayonetta saat ini berada di bawah nama SEGA dan Nintendo. Keduanya berbagi kepemilikan 50% atas game action ini.

bayonetta super smash bros
Platinum memastikan bahwa untuk menjadi self-publisher untuk Bayonetta akan membutuhkan uang yang sangat-sangat besar.

Sayangnya, Platinum Games sendiri tidak berbagi banyak informasi terkait Bayonetta 3 yang memang sudah diumumkan resmi untuk Switch, namun tidak lagi memperlihatkan batang hidungnya hingga saat ini. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang menantikan Bayonetta 3 saat ini?

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…