Resident Evil 3 Remake Resmi Buang Sistem Live-Selection

Reading time:
February 28, 2020

Proses remake di industri game memang didesain untuk membuat judul lawas legendaris kini hadir dalam bentuk yang lebih relevan. Intinya adalah membuat cita rasanya lebih modern, baik lewat perbaikan di elemen visualisasi hingga perubahan super signifikan di sisi gameplay. Untuk urusan terakhir ini, konsekuensinya memang sedikit unik. Game-game yang mengalami proses remake ini bisa berujung terasa “asing” untuk gamer yang sempat mencintai seri originalnya di masa lalu. Namun beberapa hal memang harus berakhir diganti atau dibuang untuk menciptakan pengalaman gaming yang lebih sempurna. Hal inilah yang mau tidak mau, harus diambil Capcom dengan Resident Evil 3 Remake.

Dalam wawancara terbarunya dengan GameSpot, Co-Producer Resident Evil 3 – Pete Fabiano mengkonfirmasikan bahwa Resident Evil 3 Remake akan membuang sistem Live-Selection yang sempat ditawarkan versi originalnya. Fabiano menyebut bahwa keputusan ini harus mereka ambil untuk menciptakan cerita yang lebih konsisten dan kohesif soal perjalanan Jill keluar dari Raccoon City bersama dengan Carlos. Dengan dibuangnya Live-Selection dan multiple ending dari seri original, gamer akan mendapatkan narasi singular yang lebih baik dari awal hingga akhir perjalanan.

Capcom memastikan bahwa sistem Live-Selection dari versi originalnya akan dibuang dari Resident Evil 3 Remake.

Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, Live-Selection merupakan momen versi original dimana gamer bisa memilih satu di antara dua pilihan untuk menentukan gerak Jill Valentine, yang masing-masing darinya tentu saja menimbulkan konsekuensi tertentu. Live-Selection biasanya dimulai dengan momen pause dengan batas waktu, dan tentu saja mempengaruhi jalur gerak Jill ataupun Carlos selanjutnya.

Resident Evil 3 Remake sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 3 April 2020 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana menurut Anda? Berapa banyak dari Anda yang kecewa dengan keputusan untuk membuang sistem Live-Selection ini? Atau Anda memang melihatnya sesuatu yang rasional?

Source: GameSpot

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 18, 2020 - 0

Preview Call of Duty – Black Ops Cold War: Konspirasi Tidak Basi!

Akhir tahun di industri game berarti menikmati kembali seri terbaru…
October 23, 2020 - 0

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Jika Anda secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen…

PlayStation

February 26, 2021 - 0

Review NBA 2K21 (Next-Gen): Nombok Dong! Nombok Dong!

Anda yang secara aktif mengikuti JagatPlay sepertinya sudah mengetahui bagaimana…
February 25, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Hardware): Si Bongsor yang Buas!

Berapa banyak dari Anda yang masih ingat soal kekhawatiran tidak…
February 20, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Software): Indah, Elegan, Cepat!

Diskusi terkait konsol generasi terbaru memang lebih banyak didominasi soal…
February 17, 2021 - 0

Menjajal BETA Guilty Gear Strive: Siap Menjadi yang Terbaik!

Seperti halnya posisi Codemasters di dunia game racing, nama Arc…

Nintendo

March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…
June 5, 2020 - 0

Preview Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Format Terbaik!

Nintendo Wii adalah sebuah fenomena yang unik di industri game.