Sakurai Setuju Terlalu Banyak Karakter Fire Emblem untuk Super Smash Bros. Ultimate

Reading time:
February 5, 2020

Berbeda dengan game fighting di generasi konsol awal dimana roster karakter petarung yang sudah ditentukan akan bertahan untuk waktu yang cukup lama hingga iterasi baru diluncurkan, game fighting saat ini bisa terus tumbuh dan berkembang menggunakan konsep DLC karakter, berbayar ataupun tidak. Selain memastikan proses balancing yang mumpuni, ada tuntutan juga bagi sang developer untuk menawarkan karakter DLC yang memang menarik bagi komunitasnya. Namun sayangnya, pengumuman karakter terbaru untuk Super Smash Bros Ultimate yang ternyata berujung Byleth – tokoh protagonis utama FE: Three Houses justru mengundang kritik. Alasannya? Game fighting super populer ini dianggap sudah memuat terlalu banyak karakter dari Fire Emblem.

Namun siapa yang menyangka bahwa sang otak di balik Super Smash Bros. Ultimate – Masahiro Sakurai ternyata mengakui dan setuju dengan kritik jumlah karakter Fire Emblem yang terlalu banyak. Hal ini ia ungkapkan dalam artikel terbarunya di Famitsu minggu ini. Sakurai menyebut bahwa Nintendo saat itu ingin memberikan kesempatan bagi gamer untuk menjadi protagonis dari game yang usianya masih “baru”. Byleth dipilih pada saat FE: Three Houses itu sendiri masih dikembangkan. Walaupun ini membuat karakter FE melimpah di SSBU, apalagi yang menjadikan pedang sebagai senjata utama, ia tetap berupaya untuk membuat mereka tetap terasa berbeda dan membutuhkan taktik tersendiri untuk dikuasai.

Sakurai mengaku setuju bahwa SSBU saat ini terlalu banyak memuat karakter Fire Emblem. Ia menegaskan bahwa pilihan tersebut bukan keputusannya.

Yang menarik? Sakurai juga mengaku bahwa dirinya tidak pernah punya kuasa untuk menentukan karakter-karakter mana saja yang masuk ke dalam Super Smash Bros. Ultimate. Semua keputusan tersebut berada di tangan Nintendo. Begitu hal tersebut sudah ditentukan, menjadi tanggung jawabnya untuk melanjutkan apapun keputusan tersebut. Sakurai mengaku bahwa ia lebih sibuk memikirkan aspek yang lain.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang kecewa dengan kehadiran Byleth di SSBU ini?

Source: Siliconera

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 18, 2020 - 0

Preview Call of Duty – Black Ops Cold War: Konspirasi Tidak Basi!

Akhir tahun di industri game berarti menikmati kembali seri terbaru…
October 23, 2020 - 0

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Jika Anda secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen…

PlayStation

January 22, 2021 - 0

Preview Playstation 5: Tibanya Sang Generasi Baru!

Harus menunggu selama setidaknya tiga bulan lamanya sebelum bisa menikmati…
December 28, 2020 - 0

Review Cyberpunk 2077: Terjebak Ilusi Korporasi!

Game dengan hype terbesar di tahun 2020 ini, tidak ada…
December 15, 2020 - 0

Preview Cyberpunk 2077: Berandal Masa Depan!

Menyebutnya sebagai game dengan hype terbesar di tahun 2020 ini…
December 4, 2020 - 0

Review Assassin’s Creed Valhalla: Saga Sang Penjarah!

Tidak lagi mengusung sistem rilis tahunan dan memberikan sedikit ruang…

Nintendo

July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…
June 5, 2020 - 0

Preview Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Format Terbaik!

Nintendo Wii adalah sebuah fenomena yang unik di industri game.
April 15, 2020 - 0

Review Animal Crossing – New Horizons: Sesungguhnya Game Super Hardcore!

Tumbuh menjadi sensasi internet dalam waktu singkat, banyak gamer yang…