Star Wars Jedi: Fallen Order Lepas OST dari “The Hu”

Reading time:
February 20, 2020

Star Wars Jedi: Fallen Order adalah sebuah game single-player Star Wars yang sudah begitu lama dinantikan gamer. Memesona lewat keunikan pendekatan Souls-like yang ia tawarkan, ia juga hadir dengan kualitas cerita canon yang solid. Namun bagi para penggemar musik rock atau metal, ia hadir dengan “ekstra konten” yang tidak kalah menarik. Salah satu musik yang didengarkan oleh sang karakter utama – Cal Kestis ternyata mengakar pada musik metal Mongolia dengan teknik “throat singing” ikonik yang dinyanyikan oleh band yang popularitasnya tengah merangkak – The Hu. Kini, musik tersebut akhirnya dilepas oleh tim Star Wars secara resmi!

Berbulan-bulan setelah Star Wars Jedi: Fallen Order tersedia di pasaran, EA dan Respawn akhirnya melepas video OST resmi yang dinyanyikan oleh “The Hu”. Lagu yang di awal eksistensinya sempat disebut sebagai “Black Thunder” ini berganti nama menjadi “Sugaan Essena”. Lagu yang sempat dinyanyikan dalam bahasa Mongolia ini kini ditranslasikan menjadi bahasa original dari semesta Star Wars, yang tentu saja secara tidak langsung, membuat eksistensi band The Hu di dalam dunia Star Wars kini juga dihitung canon. Bersamanya, Respawn juga melepas video wawancara dan pembuatan belakang layar terkait OST yang satu ini.

the hu
Kini menggunakan bahasa otentik semesta Star Wars, The Hu resmi melepas “Sugaan Essena”.

Star Wars Jedi: Fallen Order sendiri saat ini sudah tersedia untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang sudah menggemari The Hu sebelum rilis SW Jedi: Fallen Order ini? Atau Anda justru menjadi penggemar baru setelah rilis OST yang satu ini?

Load Comments

PC Games

October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…

PlayStation

November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…
November 10, 2022 - 0

Review Call of Duty – Modern Warfare II (Multiplayer): Seru yang Serupa!

Apa yang ditawarkan oleh mode multiplayer Call of Duty: Modern…
November 8, 2022 - 0

Wawancara dengan Eric Williams (God of War Ragnarok)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Game Director God of War Ragnarok…
November 3, 2022 - 0

Review God of War Ragnarok: Mitologi Penuh Aksi, Mitologi Penuh Hati!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh God of War Ragnarok ini?…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…