Hokko Life – “Animal Crossing” versi PC, Tanpa Sistem Real-Time

Reading time:
April 9, 2020

Keunikan gameplay, kebutuhan untuk meleburnya ke dalam jadwal hidup Anda sehari-hari, dan sensasi adiksi yang ia usung memang membuat nama Animal Crossing: New Horizons kini menjadi “jawara baru” untuk Nintendo Switch. Harga jual gila-gilaan di pasar Indonesia yang juga didukung dengan komunitas super aktif dengan komitmen tinggi di ragam situs sosial media membuatnya jadi ruang untuk sebuah game yang tidak hanya “ringan” tetapi juga mengusung aspek sosial yang cukup mengejutkan. Banyak gamer platform lain yang tentu saja penasaran dengan daya tarik franchise yang satu ini. Walaupun kecil kemungkinan Nintendo akan membuatnya hijrah, namun setidaknya ada usaha untuk menawarkan pengalaman nyaris serupa.

Salah satunya datang dari developer bernama Wonderscope yang baru saja mengumumkan kerjasama publishing dengan Team17 untuk game terbaru mereka – Hokko Life. Gamer yang sempat memainkan Animal Crossing sepertinya akan bisa merasakan sensasi familiar dengan game yang juga tidak hanya meminta Anda untuk mengumpulkan ragam resource untuk mendulang uang saja, tetapi juga membuka kesempatan modifikasi ragam hal dari interior ruangan hingga kostum ini. Bedanya Hokko Life dengan Animal Crossing? Ia tidak mengusung sistem real-time. Wonderscope menyebut bahwa keputusan ini mereka ambil karena PC dianggap tidak cocok untuk sistem yang lebih mudah dinikmati dalam format handheld tersebut.

Hokko Life hadir dengan daya tarik mirip Animal Crossing, namun minus sistem real-time.

Hokko Life sendiri rencananya akan dirilis di tahun 2020 ini juga, via Steam, namun masih tanpa tanggal rilis pasti. Bagaimana menurut Anda? Terlihat menarik?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…