Pemerintah China Tarik Peredaran Animal Crossing: New Horizons

Reading time:
April 10, 2020
animal crossing new horizons1

Sebuah game super populer yang sepertinya tengah membanjiri akun sosial media Anda saat ini, tidak ada lagi kata yang lebih tepat untuk menjelaskan game eksklusif terbaru Nintendo Switch – Animal Crossing: New Horizons. Game yang meminta Anda untuk membangun kota dan mengumpulkan penduduk ini memang siap menawarkan adiksi lewat konsep real-time unik yang ia usung. Di tengah proses karantina COVID-19, banyak gamer di belahan dunia yang mengandalkan Animal Crossing: New Horeizons ini untuk mengisi keseharian mereka. Namun kembali karena urusan politik, game ini berakhir ditarik dari China. Gamer di region China tidak akan bisa lagi membeli game ini dalam format fisik ataupun digital.

Alasannya? Sepertinya sudah bisa Anda prediksi. Keputusan beberapa gamer, entah karena iseng atau memang punya motivasi politik tertentu, untuk menggunakan media Animal Crossing: New Horizons sebagai wadah protes dan demonstrasi kepada pemerintah China berujung pada konsekuensi ini. Para demonstran ini memanfaatkan fitur modifikasi Animal Crossing yang memungkinkan mereka meng-import desain dari dunia luar untuk digunakan di kota mereka. Beberapa menjadikan fitur ini untuk “memperpanjang” pesan demo Hongkong sementara yang lain menciptakan kuburan untuk kepala pemerintahan negeri bambu tersebut.

Penarikan ini dilakukan pemerintah China untuk versi fisik dan digital yang tidak bisa lagi bisa dibeli saat ini. Tidak hanya dari toko-toko resmi Nintendo saja, tetapi juga para reseller yang berusaha menjual produk mereka via merchant online lokal.

Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah ini langkah rasional atau terlalu berlebihan dari pemerintah China?

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…