Peter “ppd” Dager Pensiun dari DOTA 2

Reading time:
April 21, 2020
ppd

Memimpin sebuah tim tentu bukan pekerjaan mudah, apalagi jika kita berbicara soal game-game kompetitif esports yang butuh strategi dan perencanaan matang seperti DOTA 2. Di tengah kompetisi yang panas, hadirlah sosok Peter “ppd” Dager yang sempat dilihat sebagai sosok yang congkak karena sikap dan pilihan kata yang ia gunakan, terutama saat merespon sebuah kontroversi tertentu. Namun mereka yang mengenal siapa sesungguhnya “ppd” sepertinya memahami kontribusi seperti apa yang ia bawa, terutama untuk scene DOTA 2 di wilayah Amerika Utara. Kini, ppd resmi pensiun.

Bersama dengan performa tim bawaannya – Ninjas in Pyjamas yang tidak bisa dibilang memesona selama beberapa kompetisi terakhir, Peter “ppd” Dager mengumumkan pensiun dari scene kompetitif DOTA 2. Via post blog-nya, ppd mengaku bahwa dalam posisi memasuki usianya yang ke-30, ia tidak lagi memiliki ambisis yang cukup untuk tampil sebagai seorang kompetitor. Ia percaya bahwa perubahan adalah sesuatu yang menyehatkan dan ia tengah berusaha mencari sesuatu yang bisa menumbuhkan sisi personal-nya. Ppd tidak banyak berbicara soal langkah karir-nya selanjutnya, apakah ia akan tetap bertahan di scene belakang layar esports atau mencari jalur karir yang tidak lagi berhubungan dengan olahraga elektronik ini.

Peter “ppd” Dager sendiri berhasil mencapai karir super gemilang sebagai kapten setelah ia memimpin EG meraih gelar “The International” DOTA 2 di tahun 2015 yang lalu. Godspeed, ppd!

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…