Ukuran Besar Final Fantasy VII Remake Karena Jumlah Aset Unik

Reading time:
April 2, 2020
Final Fantasy VII Remake DEMO jagatplay 18

Jika Anda memerhatikan game-game, khususnya yang mengusung konsep dunia yang lebih luas dan terbuka, maka Anda akan menemukan begitu banyak aset yang digunakan berulang-ulang. Tekstur lantai, ember yang tergeletak di sudut ruangan, model karakter NPC yang Anda temui, hingga sekedar lampu neon di tepi ruangan yang sama biasanya bisa Anda temukan berkali-kali. Terkadang? Kita juga berbicara soal musik latar belakang yang mengalun. Alih-alih membangun aset mereka sendiri, tidak sedikit pula game yang menggunakan aset yang sudah tersedia di marketplace engine untuk ekstra kecepatan dan kemudahan. Namun pada akhirnya, semakin banyak aset unik dan istimewa yang diracik si developer, semakin unik dan menarik juga dunia mereka yang tawarkan. Hal inilah yang hendak didorong Final Fantasy VII Remake.

Berbicara soal ukuran game super besar yang membuat porsi cerita yang hanya akan memuat area Midgar ini berujung membutuhkan 2 disc blu-ray berukuran 100 GB, Square Enix menjelaskan alasan di baliknya. Berbicara dengan US Gamer, sang co-director – Naoki Hamaguchi menyebut bahwa ukuran besar ini terjadi karena ambisi mereka untuk membangun sebanyak mungkin aset unik alih-alih aset standar untuk membangun dunia FF VII Remake. Ambisinya adalah merepresentasikan Midgar dalam detail yang lebih baik. Ini berarti Anda akan menemukan background, BGM, karakter, hingga objek yang berbeda-beda di setiap lokasi, hingga Midgar akan terasa “hidup”.

Final Fantasy VII Remake DEMO jagatplay 3
Square Enix menyebut bahwa ukuran besar Final Fantasy VII Remake bersumber dari jumlah aset unik yang mereka suntikkan.

Final Fantasy VII Remake sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 10 April 2020 mendatang, eksklusif sementara untuk Playstation 4 hingga setidaknya satu tahun ke depan. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang menantikannya?

Source: USGamer

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…