Ghost of Tsushima Lepas OST Pertama – The Way of the Ghost

Reading time:
July 2, 2020

Apa yang membuat sebuah game mampu tampil memesona dan menggugah di saat yang sama? Banyak yang mungkin lebih memerhatikan aspek visual, gameplay, dan cerita. Namun pada akhirnya, sulit untuk mengabaikan bahwa komposisi musik juga memainkan peran tidak kalah penting. Ia muncul sebagai pemicu emosi atau sekadar penanda soal emosi seperti apa yang hendak dipotret oleh si video game itu sendiri. Biasanya menjadi elemen dominan yang bisa dinikmati secara terpisah, terutama untuk game-game berbasis narasi, kita sepertinya bisa mengantisipasi kualitas yang sama dengan game eksklusif terbaru Playstation 4 yang akan dilepas dalam beberapa minggu ke depan – Ghost of Tsushima.

Mengambil setting pertempuran para samurai Jepang untuk melawan usaha pendudukan pasukan Mongolia di pulau Tsushima, cerita epik ini sepertinya siap dipadukan dengan musik yang cukup untuk membuat bulu kuduk Anda merinding. Sebuah album terpisah tengah dipersiapkan oleh Sony, dengan OST yang diracik oleh kombinasi Iian Eshkeri dan Shigeru Umebayashi. Akan dilepas untuk beragam platform digital distribusi musik, termasuk Spotify, mereka melepas sedikit “Preview” dengan lagu pertama bertajuk “The Way of the Ghost”. Lagu ini dinyanyikan oleh Clare Uchima dengan suara yang begitu merdu. Sayangnya, belum ada informasi pasti kapan sisa 21 track yang lain akan dirilis oleh Sony.

ghost of tsushima ost
Ghost of Tsushima baru saja melepas OST pertama – “The Way of the Ghost”. Ia ditangani oleh komposer IIan Eshkeri dan Shigeru Umebayashi dan dinyanyikan oleh Clare Uchima.

Ghost of Tsushima sendiri rencananya akan dirilis secara eksklusif untuk Playstation 4 pada tanggal 17 Juli 2020 mendatang. Bagaimana menurut Anda lagu perdana ini? Terasa cocok dengan atmosfer perang melawan pasukan Mongol yang tengah Anda pikirkan?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…