Penjara di Filipina Gelar Turnamen DOTA untuk Para Narapidana

Reading time:
July 29, 2020
dota 1

Sebutkan satu negara Asia Tenggara yang namanya melekat dengan DOTA? Selain Indonesia, maka jawaban yang paling sering mengemuka tentu saja Filipina. Antusiasme negara kepulauan yang satu ini terhadap game MOBA yang lahir dari mod Warcraft 3 dan kemudian tumbuh menjadi produk terpisah dari Valve ini memang tidak bisa ditandingi. Darinya, beberapa kali turnamen besar dengan teriakan gemuruh yang menolak untuk mereda lahir. Darinya juga, makian dan sumpah serapah ikonik yang membanjiri dunia DOTA tidak terelakkan. Ternyata tidak hanya remaja dan anak-anak yang memanfaatkan game centre saja yang menjadi bukti rasa cinta gamer Filipina untuk DOTA. Bahkan, narapidana sekalipun berbagi cinta yang sama.

Salah satu penjara di Filipina, tepatnya The Baguio City Jail Management (BJMP) baru saja menggelar turnamen e-sports DOTA pertama untuk para narapidana. Dengan keterbatasan performa komputer yang mereka miliki, mereka sepertinya mau tidak mau, harus menggunakan DOTA pertama dan bukannya DOTA 2 dari Valve. Menggunakan peripheral seada-nya, para narapidana dengan baju kuning ini anehnya, terlihat berkompetisi dalam format 3 vs 3. Sayangnya, tidak ada informasi pasti soal “hadiah” seperti apa yang diperebutkan oleh para narapidana ini.

dota inmates dota inmates4 dota inmates2 dota inmates1

Seperti yang bisa diprediksi, keunikan turnamen yang satu ini langsung menarik perhatian gamer di Filipina. Bagaimana menurut Anda? Apakah konsep turnamen esports serupa juga bisa terjadi di Indonesia?

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…