10 Video Game Tanpa Kekerasan Paling Asyik!

Reading time:
August 12, 2020
Journey 1 feat image

Salah satu daya tarik video game memang menawarkan kesempatan menjadi pahlawan bak film aksi yang kesempatannya, nyaris mustahil muncul di dunia nyata. Maka seperti layaknya film laga Hollywood, sebagian besar video game memang menjadikan aksi kekerasan sebagai pondasi untuk menikmati pengalaman interaktif yang ada. Peluru dimuntahkan, senjata tajam dihujamkan, peledak dilemparkan, dan kota berujung dihancurkan. Mayat bergelimpangan, darah mengucur, dan potongan tubuh yang tersebar menjadi pemandangan yang tidak lagi terelakkan. Menghancurkan musuh menjadi sebuah objektif yang tidak lagi terhindarkan, walaupun di beberapa judul, ia diperhalus untuk membuatnya tidak terlihat terlalu lugas. Di tengah situasi seperti ini, game yang tidak menawarkan konten kekerasan menjadi sesuatu yang istimewa.

Karena harus diakui, game seperti Mario atau seri LEGO misalnya, tetap bertumpu pada kekerasan. Solusi Mario untuk mengatasi beragam musuh yang ia temui adalah dengan menginjak mereka dan memastikan eksistensi mereka berujung lenyap tanpa bekas. Anda bisa melemparkan cangkang kura-kura dan menabrakkannya ke musuh yang lain, dan membuat mereka terlempar begitu saja. LEGO? Walaupun tanpa darah, ia selalu berujung dengan “ledakan” kecil yang membuat keping-keping mereka tersebar di layar. Untungnya di banyak kasus, terutama di genre-genre spesifik, kekerasan bukanlah sesuatu yang esensial. Banyak yang berhasil mencapai kualitas mengasyikkan yang tentu saja, layak untuk dibicarakan.

Lantas, dari game-game yang tidak mengandung konten-konten kekerasan, mana saja 10 game mengasyikkan yang kami rekomendasikan untuk Anda? Inilah daftar versi JagatPlay:

  1. Firewatch

Firewatch jagatplay 36 1

Ketika pertama kali diperkenalkan kepada publik, misteri yang mengitari Firewatch seolah hendak membawa kita pada sebuah game horror penuh kejutan yang menunggu di setiap sudut. Bahwa kisah seorang penjaga hutan ini bisa berubah menjadi mimpi buruk yang siap membuat bulu kuduk Anda merinding berdasarkan potongan trailer yang tersedia. Namun siapa yang menyangka, bahwa selain kualitas visualisasi yang indah, daya tarik Firewatch justru datang dari cerita-nya yang “santai”. Bahwa ia berujung menyelami kisah lebih personal dan soal koneksi dengan manusia yang lain, yang dibungkus lewat percakapan manusiawi yang memesona. Tidak ada kekerasan, hanya pergerakan dari satu titik area ke titik lainnya, sembari berusaha mengungkap apa yang sebenarnya tengah terjadi. Ada apreasiasi pada keberhasilan menyajikan cerita dalam format seperti ini.

  1. Tetris Effect

Tetris Effect jagatplay 14

Beberapa dari Anda mungkin langsung menghela napas ketika kami memilih judul yang tentu saja, pada pondasinya, tidak pernah soal kekerasan di dalam daftar ini. Namun melihat sebuah video game yang sudah eksis selama puluhan tahun berhasil tampil “menyegarkan” lewat pendekatan estetika memesona dari sisi visual dan audio seperti yang berhasil dicapai oleh Tetris Effect memang membuatnya pantas untuk masuk ke daftar yang satu ini. Mengagumkan melihat game yang menuntut Anda untuk berpikir dan bereaksi cepat seperti ini berhasil tampil relevan di tengah hujan game penuh sisi aksi yang hadir dalam kaliber lebih dramatis daripada film aksi Hollywood sekalipun. Tetris Effect menjadi testimoni soal sebuah konsep yang tidak lekang dimakan masa selama ada ide kreatif yang menopangnya.

  1. Doraemon: Story of Seasons

doraemon story of seasons1

Video game tidak selalu soal menghancurkan, membunuh, dan menundukkan semua hal yang berusaha menghalangi Anda. Tidak sedikit pula game yang difokuskan pada aksi membangun, dengan konflik yang diselesaikan dengan kekuatan pertemanan, yang kemudian disajikan dengan kualitas visualisasi yang “hangat”. Hal inilah yang berhasil dicapai oleh Marvelous dengan Story of Seasons versi Doraemon yang menggabungkan beragam elemen terbaik dari kisah sang robot musang biru dari masa depan tersebut. Fokus pada aktivitas bercocok tanam, berteman dengan penduduk desa, bekerja keras untuk terus membuatnya tumbuh, sembari mencari jalan pulang ke dunia Anda sendiri datang dengan rasa adiksi yang lahir dari emosi yang positif.

  1. Thumper

Thumper 27 600x338 1

Apa yang Anda pikirkan ketika Anda mendengar sebuah game ritmis dengan musik keren di atasnya? Yang Anda bayangkan biasanya akan terbagi ke dalam dua kategori besar: game yang hadir dengan format konvensional dimana jelas timing dimana Anda harus menekan tombol tertentu atau seperti halnya Project Diva, datang dengan lontaran tombol yang tersebar di layar dengan background video sebagai pengalih perhatian. Namun ada pula konsep game ritmik yang dikombinasikan dengan sensasi racing memesona seperti yang berhasil dicapai oleh Thumper. Bukan game yang mudah untuk ditundukkan, namun jelas akan menuntut koordinasi mata, telinga, dan tangan yang akan secara konsisten teruji. Tentu saja, seperti tema list kali ini, tidak ada kekerasan di sini. Hanya Anda, mobil bak kumbang Anda, dan mata yang akan senantiasa bergerak untuk memprediksi gerak selanjutnya.

Tags:

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

July 30, 2021 - 0

Review Samurai Warriors 5: Huru-Hara Cabut Nyawa!

Apakah sebuah video game harus menyuntikkan sebuah cerita berat penuh…
July 28, 2021 - 0

Review Scarlet Nexus: Gila Bercampur Seru!

Selama bukan sesuatu yang mereka adaptasikan dari anime populer misalnya,…
June 29, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yoko Taro (NieR Series)!

Menyebutnya sebagai salah satu developer paling eksentrik di industri game…
June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…