Pengadilan Akan Lindungi Unreal Engine di Perangkat Apple, Abaikan Fortnite

Reading time:
August 25, 2020
fortnite1 600x338 1

Dua perusahaan raksasa yang kini berjuang untuk menundukkan satu sama lain, pertarungan antara Apple dan Epic Games memang jadi pemandangan yang seru di industri game. Dimulai dari usaha bypass penjualan V-Bucks Fortnite oleh Epic Games di versi iOS yang kemudian diikuti dengan “aksi tendang” dari Apple, konflik keduanya berujung pada terancamnya eksistensi game-game berbasis Unreal Engine yang dilepas untuk iOS dan macOS. Begitu berbahayanya, hingga Microsoft bahkan secara terbuka membela Epic Games untuk memastikan game-game seperti ini juga tidak ikut dimatikan oleh Apple di masa depan. Sentimen yang ternyata juga didukung oleh pengadilan itu sendiri.

Pengadilan terkait akhirnya melemparkan keputusan sementara yang akan memblokir keputusan Apple untuk “mematikan” Unreal Engine di perangkat berbasis iOS dan macOS mereka. Hakim – Yvonne Gonzalez Rogers memutuskan Apple tidak bisa melakukan aksi balas dendam dengan membatasi akses Unreal Engine di platform mereka.

unreal engine apple
Keputusan sementara Pengadilan mencegah Apple untuk mematikan akses Unreal Engine di iOS. Namun di sisi lain, memastikan bahwa Apple tidak harus mengembalikan Fortnite ke App Store karena masalah ini dianggap muncul dari aksi sengaja yang dilakukan Epic.

Namun di sisi lain, ia juga memutuskan bahwa Apple tidak harus mengembalikan Fortnite ke App Store. Masalah Fortnite ia sebut tidak seberapa penting, tidak memperlihatkan sesuatu yang berbahaya, dan terjadi karena pelanggaran yang sengaja dilakukan oleh Epic Games. Hakim Yvonne juga memberikan kebebasan bagi kedua belah pihak untuk saling “bertarung secara hukum”, namun meminta keduanya tidak menimbulkan kekacauan bagi pihak yang lain.

Keputusan sementara yang diambil ini tentu saja masih berada dalam lingkup terbatas dan ditujukan untuk memastikan status quo tetap berjalan. Agenda selanjutnya adalah mendengar argumen dari Apple soal langkah hukum yang diambil.

Source: The Verge

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…