Agen Ibrahimovic: 300 Pemain Siap Tuntut Hukum EA dan FIFA Soal Izin Kemiripan

Reading time:
November 26, 2020
zlatan

Berbuntut dari informasi bagaimana sosok David Beckham berhasil mengunci kontrak sebesar puluhan juta USD dengan EA sebagai Brand Ambassador game sepakbola milik mereka – FIFA 21, beberapa pemain bintang menjadikan event ini untuk melemparkan satu pertanyaan penting. Dimulai dari sosok Ibrahimovic yang kemudian diamini oleh pemain bintang lain – Gareth Bale, darimana sebenarnya datangnya izin EA Sports dan game FIFA untuk menggunakan kemiripan mereka di dalam game. Ibrahimovic menuduh pihak tertentu telah menggunakan nama dan wajahnya untuk meraih keuntungan tanpa persetujuan sama sekali.

Sentimen ini memang langsung di-respon oleh EA Sports, yang menyebut bahwa izin kemiripan tersebut mereka dapatkan lewat kontrak kerjasama dengan organisasi FIFA dan FIFPro. Namun jawaban tersebut ternyata tidak meredakan suasana sama sekali. Agen Zlatan Ibrahimovic – Mino Raiola menyebut bahwa mereka saat ini tengah mempertimbangkan untuk membawa masalah ini ke meja hijau. Tidak hanya Ibrahimovic saja, tetapi juga 300 pemain sepakbola lain yang juga mempertanyakan masalah yang satu ini. Raiola menegaskan bahwa yang mereka “serang” saat ini bukanlah EA Sports secara spesifik, tetapi sistem yang memungkinkan hal ini terjadi.

Belum jelas apakah tuntutan hukum ini akan berakhir terealisasi ataukah semua pihak yang terlibat ini akan mendapatkan kesepakatan belakang layar nantinya. Satu yang pasti, EA Sports tetap bersikukuh bahwa mereka sudah mengunci hak guna kemiripan ini dari FIFPro dan kerjasama eksklusif langsung dengan tim seperti AC Milan dan Tottenham Hotspur. Belum ada kepastian juga apakah kasus ini akan mempengaruhi rilis FIFA 21 versi next-gen yang direncanakan awal Desember 2020 mendatang.

Bagaimana menurut Anda? Siapa pihak yang menurut Anda benar di kasus yang satu ini?

Source: Telegraph

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…