Cyberpunk 2077 Ditunda, Harga Saham CD Projekt Red Jatuh 25%

Reading time:
November 2, 2020
cd projekt red

Optimisme bagi gamer mungkin hanya mempengaruhi soal keputusan belanja sebuah game yang akan tersedia di pasaran. Namun elemen yang sama, bagi perusahaan terbuka termasuk video game sekalipun, bisa mempengaruhi valuasi secara total yang pada akhirnya, layak untuk dibicarakan. Kesuksesan yang diraih oleh CD Projekt Red setelah “meledaknya” The Witcher 3: Wild Hunt di pasaran adalah salah satu contoh nyata dari hal tersebut. Terus meroket dan bahkan disebut berhasil menyandang predikat sebagai game dengan valuasi tertinggi di Eropa – mengalahkan Ubisoft, CD Projekt Red kini harus mengalami satu kenyataan pahit. Harga saham-nya turun signifikan.

Penyebabnya? Benar sekali, sesuai dengan yang Anda prediksi. Penundaan kembali Cyberpunk 2077 dilihat investor sebagai bentuk “ketidakpastian” untuk game dengan hype super tinggi ini. Konsekuensinya? Harga saham CD Projekt Red turun sebesar 25% dari puncak tertingginya saat akhir Agustus 2020 kemarin, dan karenanya memotong tidak kurang dari 2,5 Miliar Euro dari total nilai saham tersebut. Berita terkait kontroversi crunch juga dinilai berkontribusi pada penurunan yang tentu saja, signifikan ini. Harga saham mereka sendiri turun dari PLN 461 per lembar menjadi “hanya” PLN 331 saja.

cyberpunk 2077 600x312 1
Setelah berita penundaan Cyberpunk 2077, harga saham CD Projekt Red turun 25% dibandingkan puncak tertingginya di Agustus 2020 kemarin.

Cyberpunk 2077 sendiri kini rencananya akan dirilis pada tanggal 10 Desember 2020 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, Google Stadia, dan tentu saja – PC. Apakah harga saham ini akan kembali naik setelah rilis? Ataukah ia akan justru kian terpuruk karena hype yang tidak terbayar manis? Kita tunggu saja.

Source: GamesIndustry.biz

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…