Demon’s Souls Remake Tanpa Ray-Tracing

Reading time:
November 3, 2020
demon souls remake new

Jika ada satu kata yang tampaknya mulai “mendefinisikan” game mana yang pantas untuk menyandang predikat next-gen dan mana yang tidak, maka ray-tracing sepertinya mewakili hal tersebut. Teknik visual yang hendak menyuntikkan sistem simulasi pencahayaan dan pantulan yang lebih akurat ini memang jadi teknologi “baru” yang mulai diaplikasikan lebih banyak developer, atas nama untuk membuat game mereka terlihat manis. Namun apakah ray-tracing menjadi satu-satunya formula yang harus tersedia untuk meracik game dengan visualisasi yang memesona? Ternyata tidak. Dalam wawancara terbarunya, Bluepoint Games memastikan bahwa game remake teranyar mereka – Demon’s Souls tidak akan mengusung fitur ini.

Dengan ragam screenshot dan demo gameplay memanjakan mata selama beberapa bulan terakhir, terutama dari sisi pencahayaan, banyak gamer yang tentu saja penasaran apakah Demon’s Souls Remake hadir dengan fitur ray-tracing atau tidak. Jawabannya? Ternyata tidak.

demons souls remake
Bluepoint memastikan bahwa Demon’s Souls Remake hadir tanpa ray-tracing.

Informasi ini dibagikan oleh Gavin Moore – Creative Director dalam wawancaranya dengan situs gaming Spanyol – Level Up. Moore berbicara terbuka bahwa implementasi ray-tracing akan mau tidak mau membuat mereka harus “mengorbankan” sesuatu di proses pengembangan, terutama dari sisi waktu yang tentu saja terbatas. Mereka ingin lebih berfokus pada visualisasi setting dan tampilan karakter yang hadir di dalamnya. Dua opsi permainan yang ditawarkan nantinya – Cinematic Mode akan menawarkan resolusi 4K Native di 30fps, sementara Performance akan mengusung 4K Dynamic di 60fps.

Demon’s Souls Remake sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 12 November 2020 mendatang, eksklusif untuk Playstation 5. Bagaimana dengan Anda? Ikut menantikan game yang satu ini?

Source: LevelUp via ResetEra

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…