Square Enix Akui Marvel’s Avengers Belum Balik Modal

Reading time:
November 25, 2020
marvels avengers 2

Jika melihat konten yang mereka jadikan sebagai sumber materi, secara rasional, hampir mustahil bahwa Marvel’s Avengers dari Crystal Dynamics bisa berujung gagal di pasaran. Kita bicara soal franchise game superhero terbesar di dunia, yang di layar lebar baru saja menyelesaikan saga cerita 10 tahun dengan angka penjualan tiket yang begitu masif di seluruh dunia. Namun kenyataan pahit tersebutlah yang harus dipikul oleh Square Enix sebagai publisher untuk game yang di awal, memang sudah digembar-gemborkan akan mengusung konsep GaaS ini. Situasinya ternyata lebih buruk dari yang kita perkirakan sebelumnya.

Seperti yang kita tahu, Square Enix baru saja mencatatkan kerugian sekitar USD 67 juta di kuartal fiskal terakhir mereka dengan lemahnya penjualan Marvel’s Avengers sebagai salah satu alasan utama. Dalam briefing yang baru saja ditranslasikan, presiden Square Enix – Yosuke Matsude secara terbuka mengakui “gagalnya” Marvel’s Avengers. Ia mengakui bahwa angka penjualannya berada di bawah ekspektasi Square Enix dan sejauh ini masih belum mencapai titik balik modal.

marvels avengers 1
Presiden Square Enix mengakui bahwa Marvel’s Avengers saat ini belum balik modal.

Matsuda bahkan menyebut bahwa jika saja Marvel’s Avengers tidak dirilis di kuartal tersebut, Square Enix akan mencatatkan angka keuntungan di laporan finansial mereka. Ia memang tidak berbagi detail soal jumlah pastinya, namun menyebut bahwa kerugian tersebut bersumber dari biaya marketing dan pengembangan dari game itu sendiri. Matsude sendiri hendak menutup kerugian tersebut di masa depan dengan berharap bahwa update konten yang disuntikkan nantinya, akan mulai menarik angka penjualan lebih besar untuk Marvel’s Avengers.

Marvel’s Avengers sendiri tengah bersiap melemparkan konten besar terbarunya, dengan kehadiran Kate Bishop di bulan Desember 2020 mendatang. Bagaimana menurut Anda sendiri? Anda optimis game ini akan bangkit kembali di masa depan?

Source: IGN

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…