Battleborn Resmi Mati, Single-Player Tidak Lagi Bisa Dimainkan

Reading time:
February 2, 2021
battleborn

Timing rilis yang salah? Kalah saing dengan Overwatch yang berada di masa keemasannya di kala itu? Atau semata-mata konsep yang tidak menarik? Anda tentu sempat membaca dan mendengar sepak terjang game racikan Gearbox – Battleborn beberapa tahun yang lalu. Hanya dalam waktu singkat, dengan keterlambatan pergantian metode rilis menjadi free to play, popularitas yang terus menurun akhirnya membuat game ini “mati” cepat. Namun di akhir bulan Januari 2021 kemarin, Battleborn pun resmi mati.

Seperti yang sempat mereka umumkan sebelumnya, dengan perpanjangan waktu selama setidaknya satu minggu dari rencana awal, Gearbox dan 2K Games akhirnya resmi mematikan server Battleborn secara total.

battleborn1
Dengan matinya server Battleborn, mode single-player, bahkan untuk gamer yang memiliki versi fisik sekalipun tidak lagi bisa memainkannya.

Tidak hanya mempengaruhi mode multiplayer saja, absennya server juga membuat mode single-player game ini tidak lagi bisa dimainkan, bahkan ketika Anda memiliki game versi fisiknya sekalipun. Hal ini disebabkan karena sistem unlockable antara mode story dan multiplayer yang bisa digunakan satu sama lain, yang seharusnya didasarkan pada pondasi server yang sama.

Anda tentu tidak akan lagi bisa mencari dan mengunduh Battleborn saat ini. Belum ada informasi apakah Gearbox akan kembali mengekplorasi konsep hero shooter serupa di masa depan atau tidak. Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang sempat memainkan Battleborn di masa lalu?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…