GTA Online Sukses, Rockstar Tetap Akan Racik Game Single-Player

Reading time:
February 15, 2021
red dead online2

Gila adalah kata yang tepat untuk menjelaskan posisi GTA V di industri game saat ini. Terlepas dari fakta bahwa usianya sudah menginjak 8 tahun, dengan rilis yang sudah tersedia sejak dua generasi konsol sebelumnya dan PC, popularitasnya tidak kunjung mereda. Game ini sudah terjual tidak kurang dari 140 juta kopi lintas platform, dengan angka yang terus meningkat. Salah satu daya tariknya terletak pada sang mode online – GTA Online yang terus mendulang uang bagi Rockstar dan sang induk perusahaan – Take Two Interactive. Berita baiknya? Ini tidak lantas mengubah strategi Rockstar selama ini.

Dalam laporan finansial terbaru mereka, CEO Take Two – Strauss Zelnick menegaskan bahwa kesuksesan GTA Online tidak lantas akan mengubah prioritas Rockstar untuk game-game single-player. Ia memastikan bahwa di masa depan, Rockstar akan tetap meracik game single-player dengan fokus cerita yang kuat. Karena untuk game seperti inilah, Rockstar dikenal.

gta v
Terlepas dari kesuksesan GTA Online, Take Two menegaskan bahwa Rockstar tetap akan meracik game single player di masa depan.

Satu hal yang bisa ditangkap dari kesuksesan GTA Online, menurut Zelnick, adalah fakta bahwa developer tidak pernah harus memilih untuk “sukses” di hanya salah satu saja, mode single-player atau multiplayer. Rockstar sudah membuktikan bahwa developer bisa sukses di kedua mode tersebut jika ia dieksekusi dengan level tertinggi yang mereka bisa. Zelnick juga menyebut bahwa Take-Two, termasuk Rockstar, tidak pernah percaya soal pandangan bahwa “game single-player sudah mati” yang sempat diutarakan kompetitor mereka.

Rockstar sendiri belum angkat bicara soal proyek mereka selanjutnya setelah Red Dead Redemption 2 dan Red Dead Online, walaupun rumor meyakini, ia akan berakhir menjadi GTA VI. Bagaimana dengan Anda? Anda percaya dengan resolusi dari Take Two dan Rockstar ini?

Source: GameSpot

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

January 30, 2023 - 0

Review Dead Space Remake: Isak Tangis di Luar Angkasa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dead Space Remake ini? Apa…
December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…
December 7, 2022 - 0

Review The Callisto Protocol: Permulaan yang Menjanjikan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Callisto Protocol ini? Mengapa…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…