Sony Resmi Akuisisi Bluepoint Games

Reading time:
September 30, 2021
sony bluepoint games

Ikut tertarik untuk membawa lebih banyak studio di bawah bendera mereka, namun menempuh strategi yang jauh berbeda dengan apa yang dilakukan Microsoft, Sony memang terkesan “lambat tapi pasti” ketika bicara soal proses ini. Tak seperti Microsoft yang secara mengejutkan langsung mengakusisi Bethesda dan semua studio di bawah mereka, Sony biasanya lebih memilih studio-studio yang sempat bekerjasama dengan mereka di masa lalu. Maka nama-nama seperti Insomniac Games, Nixxes, atau Housemarque pun jadi prioritas. Kini salah satu studio lain yang punya sepak terjang fantastis bersama Playstation pun resmi ikut bergabung.

Benar sekali, Sony akhirnya secara resmi mengakuisisi studio yang terkenal lewat proyek remaster / remake mereka yang fantastis – Bluepoint Games. Untuk Anda yang tidak familiar, mereka adalah tangan dingin di balik game seperti Uncharted: The Nathan Drake Collection, Shadow of the Colossus Remake, dan yang teranyar – Demon’s Souls Remake. Tidak ada informasi jelas soal berapa uang yang digelontorkan Sony untuk membeli studio yang saat ini memiliki sekitar 70 orang tenaga kerja ini. Satu yang pasti, Bluepoint berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang bahkan lebih berkesan lagi di masa depan.

Sayangnya, baik Sony ataupun Bluepoint Games belum berbicara banyak soal proyek mereka selanjutnya, apakah akan berujung menjadi game original atau proyek remaster / remake dari franchise populer lawas yang lain. Bagaimana dengan Anda? Game apa yang ingin Anda lihat dihidupkan kembali Bluepoint Games di masa depan?

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…