Diduga Karena Crypto, Ni No Kuni: Cross Worlds Dibanjiri Bot

Reading time:
June 20, 2022
territe token1

Berbeda dengan 10 atau 15 tahun yang lalu, industri game saat ini kedatangan sebuah format permainan yang baru lagi. Berkat eksistensi cryptocurrency, sistem ini disebut “Play to Earn”. Maka seperti nama yang ia usung, ia membuat video game tidak lagi sekadar sesuatu yang menawarkan sensasi kepahlawanan dan kesenangan semata, melainkan sesuatu yang bisa dijadikan uang nantinya. Intinya menjadi sebuah game dengan bermodalkan crypto untuk menghasilkan crypto lain, dan darinya diharapkan, sebuah nilai ekonomi. Sempat hendak diterapkan banyak franchise raksasa, Ni No Kuni: Cross Worlds sepertinya jadi bukti mengapa konsep ini akan sulit berhasil untuk membuat game tetap bisa dinikmati.

Seperti yang kita tahu, Ni No Kuni: Cross Worlds memang bukan game “biasa”. Sejak tersedia untuk pasar global, ia sudah memperkenalkan sistem monetisasi berdasarkan cryptocurrency yang di hasil akhirnya tentu saja bisa ditukar dengan uang nyata. Hasilnya? Alih-alih menarik minat gamer asli, situasi ini justru mengundang banjir bot yang kini memenuhi server-server yang ada. Bot-bot ini tentu saja dirancang untuk melakukan aktivitas otomatis efektif demi mendapatkan crypto secepat mungkin. Konsekuensi dari situasi ini? Gamer-gamer menjadi harus mengantri hanya untuk masuk server melawan bot-bot seperti ini. Ia berujung menghasilkan lebih banyak rasa frustrasi untuk mereka yang sekadar ingin menikmati Ni No Kuni: Cross Worlds.

ni no kuni cross worlds
Crypto diyakini membuat server Ni No Kuni: Cross Worlds kini diisi banyak bot.

Reaksi negatif untuk kebijakan monetisasi Ni No Kuni: Cross Worlds juga terus mengemuka dari komunitas. Game ini saat ini sudah tersedia untuk mobile dan PC. Bagaimana dengan Anda? Masih aktif memainkan game ini?

Source: TheGamer

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

February 3, 2023 - 0

Review DualSense Edge: Melebur Fungsi dan Fitur dalam Kemewahan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh DualSense Edge ini? Mengapa kami…
January 30, 2023 - 0

Review Dead Space Remake: Isak Tangis di Luar Angkasa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dead Space Remake ini? Apa…
December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…