Hacker Switch Harus Bayar 30% Pendapatan Bulanan ke Nintendo Sampai Mati!

Reading time:
April 18, 2023
nintendo switch1

Anda masih ingat dengan nama Gary Bowser? Kecocokan nama Bowser dalam konteks bahwa ia dalah sang “tokoh antagonis” di mata Nintendo adalah sebuah kebetulan yang fantastis memang. Untuk Anda yang lupa, Gary Bowser merupakan salah satu hacker Nintendo Switch dan 3DS yang sempat berdiri di bawah bendera Team-Xecuter sebelum berhasil ditangkap Interpol dan diseret Nintendo ke meja hijau. Tak main-main, Bowser akhirnya berujung ditahan sembari harus tetap membayar ganti rugi yang tidaklah kecil ke Nintendo sebagai bayaran atas aksinya. Seberapa besar? Sebesar ia tidak akan pernah melunasinya hingga ia mati.

Dalam wawacara terbarunya dengan TorrentFreak selepas bebasnya ia dari penjara, Gary Bowser mengungkapkan seberapa “parah” hidupnya di masa depan. Untuk melunasi denda tuntutan hukum dari Nintendo sebesar USD 14,5 juta dengan USD 10 juta di dalamnya sebagai prioritas untuk dilunasi, Bowser diprediksi tidak akan mampu melunasinya bahkan hingga ia mati sekalipun. Bowser saat ini sudah berusia sekitar 53 tahun dan baru membayar sekitar USD 175 saja dari utang-utangnya. Sebagai hak hukum mereka, Nintendo juga berhak untuk mengambil maksimal 25-30% total pendapatan kotor Bowser setiap bulannya untuk mencicil utang tersebut.

bowser1
Hacker Switch – Gary Bowser harus membayar 30% pendapatan bulannya sebagai sanksi ke Nintendo sampai ia mati.

Dengan umurnya dan angka yang harus dilunasi oleh Bowser, dengan tanpa kebaikan hati dan kebijaksanaan dari Nintendo, ia diprediksi tidak akan bisa melunasi utang-utangnya hingga ia mati. Ini berarti Bowser akan harus menyisihkan 30% gajinya setiap bulan, sepanjang hidupnya, untuk Nintendo.

Apakah hati Nintendo akan melembut untuk sosok yang tidak muda lagi ini? Kita tunggu saja.

Source: TorrentFreak

Load Comments

PC Games

September 8, 2023 - 0

Review HoneyCome: Kelewat Nakal, Kelewat Mahal!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh HoneyCome? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
July 12, 2023 - 0

Review DOTA 2 (Edisi 10 Tahun): Masih Ketagihan!

Bagaimana sensasi memainkan DOTA 2 di usianya yang kini menginjak…
April 6, 2023 - 0

Review Troublemaker: Hasrat Tinggi tapi Impotensi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Troublemaker di versi akhir? Apa…
January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…

PlayStation

September 20, 2023 - 0

Review The Crew Motorfest: Aloha, Mari Balap Bahagia!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Crew Motorfest? Mengapa kami…
September 13, 2023 - 0

Review Baldur’s Gate 3: Emang Boleh RPG Sekeren dan Seadiktif Ini?

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Baldur’s Gate 3? Mengapa kami…
September 8, 2023 - 0

Review Sea of Stars: Paket Lengkap Rasa Klasik!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sea of Stars? Mengapa kami…
August 30, 2023 - 0

Review Armored Core VI – Fires of Rubicon: Api itu Membara Terang Kembali!

Apa yang sebenarnya ditawar kan oleh Armored Core VI: Fires…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…