Ubisoft Diretas, Data 900GB Gagal Dicuri

Jika ada satu masalah besar yang sepertinya harus dihadapi oleh banyak developer dan publisher game selama setidaknya beberapa tahun terakhir ini, maka peretasan sepertinya jadi salah satu momok paling menyeramkan. Dengan begitu banyak celah yang bisa dimasuki, terutama lewat jalur komunikasi online yang dilakukan oleh para karyawannya, peretasan yang dilakukan oleh kelompok tak bertanggung jawab ini sudah memakan cukup banyak korban. Kita bicara dari nama seperti Rockstar Games, Rocksteady Studios, hingga yang terbaru – Insomniac Games. Ubisoft bahkan hampir menjadi korban selanjutnya.
Ubisoft hampir saja menjadi korban kasus peretasan besar-besaran selanjutnya. Berdasarkan bukti screenshot yang dilepas, kelompok hacker yang belum teridentifikasi berhasil menembus sistem keamanan server Ubisoft dan meraih akses kurang lebih selama 48 jam. Untungnya, Ubisoft sadar akan masalah tersebut dan langsung menarik akses kelompok hacker ini secepat yang mereka bisa sebelum berujung mencuri data sekitar 900GB dari server tersebut. Kabarnya akses tersebut dicabut ketika mereka berusaha menarik data-data user dari game Rainbow Six Siege.
December 20th an unknown Threat Actor compromised Ubisoft. The individual had access for roughly 48 hours until administration realized something was off and access was revoked.
They aimed to exfiltrate roughly 900gb of data but lost access.
— vx-underground (@vxunderground) December 22, 2023
Dengan demikian, Ubisoft berhasil mengamankan diri dari salah satu skenario terburuk di industri game saat ini dengan kelompok peretas yang kabarnya hanya sempat memeriksa Microsoft Teams dan SharePoint mereka. Apakah serangan lanjutan akan terus dilakukan? Kita tunggu saja.










