Square Enix Kini Punya 5 Tim Konsol, 1 Tim Smartphone

Jika hanya berbicara soal barisan franchise raksasa yang berdiri di bawah bendera mereka, Square Enix sepertinya pantas diposisikan salah satu developer dan publisher Jepang dengan potensi yang paling “kaya”. Dengan nama-nama game JRPG yang keluar, bertahan, dan terus populer sejak masa keemasan mereka di era Playstation dulu, ada banyak judul yang sebenarnya pantas untuk menemukan ruangnya kembali di era gaming modern. Sayangnya laporan finansial terakhir mereka justru mengindikasikan sebuah kondisi yang mengkhawatirkan, yang mau tidak mau membuat Square Enix untuk berbenah. Tim mereka pun kini mulai berubah.
Berdasarkan laporan Takashi Mochizuki dari Bloomberg, laporan finansial Square Enix memang terdengar menyedihkan. Mereka secara terbuka mengakui bahwa tiga buah game “eksklusif” mereka bersama dengan Playstation 5 – Final Fantasy XVI, Final Fantasy VII Rebirth, dan Foamstars memperlihatkan performa yang berada di bawah harapan. Walaupun tidak dibagi secara detail jumlah angkanya, namun Square Enix tetap menyebut ketiga penjualan game ini tidak sebegitu buruknya. Bahkan mereka optimis Final Fantasy XVI akan bisa mencapai gol yang mereka inginkan dalam 18 bulan eksistensinya.
Square Enix said:
-FF16 sales fell short of expectations. Initial momentum was in line with expectations, but the games failed to reach FY goal as its momentum slowed. No updates from sales number last announced at 3 million
-FF7 Rebirth sales fell short of expectations. Initial…— Takashi Mochizuki (@6d6f636869) May 14, 2024
Satu yang menarik, Mochizuki juga menyebut bahwa Square Enix kini sudah mereorganisasi tim pengembangnya. Square Enix kini memiliki setidaknya 5 buah tim yang akan difokuskan pada pengembangan game konsol dan 1 tim untuk pengembangan game smartphone. Square Enix juga ingin menerapkan kerjasama antar tim yang lebih penuh disiplin, dimana pengetahuan soal cara mengembangkan game akan didistribusikan dengan lebih baik antar tim. Berita terbaiknya? Dragon Quest XII juga dipastikan tengah dalam proses pengembangan.
Square Enix sendiri juga sempat mengungkapkan strategi untuk merilis lebih banyak game raksasa mereka secara multiplatform. Apakah strategi-strategi ini akan berbuah manis? Kita tunggu saja.










