DOTA 2 Hadirkan Game Fighting Sebagai Mini-Game

Reading time:
July 10, 2024
dota 2 fight 1

DOTA 2 saat ini mungkin berada di dalam salah satu kondisi terbaiknya, apalagi jika kita bicara soal implementasi Battle Pass. Walaupun masih ada kritik soal balancing apalagi dengan ekstra mekanik tambahan yang mereka tawarkan di update belum lama ini, hampir sebagian besar gamer DOTA 2 sepertinya memberikan respon positif untuk apa yang berhasil dicapai dengan battle pass yang kini hadir cuma-cuma sembari tetap memberikan insentif bagi gamer yang rela mengeluarkan uang mereka. Hadir dengan update teranyar, ada sesuatu yang lumayan menarik di update battle pass terbaru ini.

Bahwa mengikuti konsep dua chapter sebelumnya dimana sembari “berselancar” di sebuah peta kecil yang berisikan banyak tantangan dan mini-game, chapter terbaru Battle Pass DOTA 2 juga melakukan hal yang sama. Namun uniknya, salah satu mini-game chapter teranyar ini ternyata berujung menjadi game fighting! DOTA 2 menyebutnya sebagai “Sleet Fighter” dimana Anda harus memilih roster terbatas untuk melawan hero DOTA 2 yang lain dalam format game fighting 2.5D. Sayangnya tak didesain kompetitif dan hanya untuk bersenang-senang, skema kontrol yang ia usung benar-benar sederhana.

dota 2 fight1 1
DOTA 2 kini menghadirkan game fighting sebagai mini-game.

Tidak ayal tambahan konten ini tentu saja membuat banyak gamer berspekulasi bahwa ia sengaja ditawarkan Valve sebagai bentuk guyon atau sentilan untuk League of Legends yang saat ini memang tengah meracik game fighting kompetitif mereka – 2XKO. Bagaimana dengan Anda? Sudah mencicipi Battle Pass terbaru ini?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

July 3, 2024 - 0

Review Wuthering Waves: Penuh Pasang dan Surut!

Apa yang ditawarkan oleh Wuthering Waves? Mengapa kami menyebutnya sebagai…
June 28, 2024 - 0

Impresi Zenless Zone Zero (Build Terbaru): Lebih Cepat, Lebih Ketat!

Kami berkesempatan menjajal build terbaru Zenless Zone Zero. Apakah kami…
June 12, 2024 - 0

Preview My Lovely Empress: Racun Cinta Raja Racikan Dev. Indonesia!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Empress di…
February 6, 2024 - 0

Menjajal Honkai Star Rail 2.0: Selamat Datang di Penacony, Semoga Mimpi Indah! 

Honkai Star Rail akhirnya memasuki versi 2.0 dengan memperkenalkan dunia…

PlayStation

July 17, 2024 - 0

Review Kunitsu-Gami: Antara Suka Atau Benci!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kunitsu-Gami ini? Apa yang membuat…
June 20, 2024 - 0

Wawancara dengan Zhenyu Li (Zenless Zone Zero)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan produser Zenless Zone Zero - Zhenyu…
April 25, 2024 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Kim Hyung-Tae dan Lee Dong-Gi (Stellar Blade)!

Kami berkesempatan ngobrol dengan dua pentolan Stellar Blade - Kim…
April 24, 2024 - 0

Review Stellar Blade: Tak Hanya Soal Bokong dan Dada!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stellar Blade ini? Mengapa kami…

Nintendo

July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…
November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…