Nintendo Alami Kerugian Besar Akibat Kelangkaan Chip
Semakin melonjaknya harga komponen komputer, terutama Memory RAM sebabkan kerugian besar untuk Nintendo.
Fenomena kelangkaan chip yang terjadi saat ini dan sebabkan kenaikan drastis harga komponen, seperti memory RAM, ternyata tidak hanya membuat pemilik PC saja yang stress berat. Perusahaan raksasa sekelas Nintendo juga dikabarkan mengalami kerugian besar akibat kenaikan harga itu.
Kabar tersebut dilaporkan oleh Bloomberg, yang temukan adanya penurunan harga saham milik raksasa gaming itu sebesar 4.7%, kedua terbesar setelah Mei 2025 yang anjlok sebesar 7.35% akibat perang tarif dari Presiden Trump. Akibatnya, perusahaan itu mengalami kerugian yang menurunkan nilainya sebesar $14 miliar pada Desember ini.

Pada laporan tersebut dikutip pernyataan dari firma pengamat pasar TrendForce, katakan Nintendo terpaksa mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli memory RAM berukuran 12 GB yang ada di dalam setiap console Switch 2. Kenaikan harga RAM sebesar 41% dari harga sebelumnya membuat perusahaan itu mengalami kerugian besar dari setiap Switch 2 yang dibuatnya.
Beberapa pihak juga mulai khawatir kenaikan harga chip yang begitu signifikan tersebut pada akhirnya akan merugikan gamer, karena akan memaksa raksasa gaming itu untuk menaikkan harga console baru mereka, terutama guna mengimbangi kerugian yang terjadi akibat harga chip tersebut.
Sekarang tinggal dilihat saja langkah apa yang akan diambil kreator Super Mario itu ke depannya, terutama melihat semakin dekatnya akhir kuartal di tahun fiskal ini. Apakah Nintendo akan bebankan biaya itu kepada pembeli consolenya demi dapatkan laporan keuangan yang “hijau” untuk diperlihatkan kepada investornya?
Bagaimana menurut Anda sendiri mengenai kondisi yang dihadapi oleh Nintendo saat ini? Apakah Anda juga khawatir Switch 2 atau gamenya akan meningkat harganya mendekati musim liburan akhir tahun ini?










