Star Wars: Fate of the Old Republic Disebut Akan Rilis Sebelum 2030
Tokoh yang ada di balik pembuatan Star Wars: Fate of the Old Republic pastikan game itu akan rilis sebelum tahun 2030.
Kehadiran Star Wars: Fate of the Old Republic pada The Game Awards 2025 merupakan salah satu berita paling mengejutkan, dan juga paling menggembirakan bagi fans Star Wars: Knight of the Old Republic (KOTOR). Pasalnya, bukan hanya game itu menjadi penerus dari KOTOR yang memang telah lama diminta fans, tetapi juga ditangani langsung oleh produser dan designer originalnya, Casey Hudson.
Namun muncul pertanyaan baru, yaitu kapan game itu kemungkinan akan bisa rilis. Itu sebabnya muncul beragam prediksi bahwa game itu akan bisa rilis 6 hingga 8 tahun lagi, setidaknya setelah 2030. Menariknya, Casey Hudson sendiri membantah prediksi itu via tweet.
Pada tweet itu, Casey katakan untuk tidak perlu khawatir akan game ini tidak akan rilis sebelum 2030, karena game ini dia pastikan akan rilis sebelumnya. Alasannya mudah saja, karena dia sendiri sudah tidak muda lagi jadi tidak mungkin dia terima proyek yang habiskan waktu selama itu.
Ucapan Casey itu kembali timbulkan pertanyaan baru di sisi komunitas, karena game berkualitas AAA biasanya habiskan banyak waktu. Apalagi melihat studio yang dibuat Casey Hudson untuk menangani pembuatan game ini, Arcanaut Studios, belum lama dibentuk yaitu pada Summer 2025 ini. Apakah 4 tahun pengembangan masuk akal?


Apa pun rencana Casey dan fase pengembangan Star Wars: Fate of the Old Republic saat ini, adanya jaminan langsung dari bapak Star Wars KOTOR akan durasi pengembangannya tentu berikan rasa lega tersendiri, terutama untuk fans yang telah menunggu sekuelnya semenjak KOTOR 2 rilis pada 2004.
Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda merasa janji yang diberikan Casey itu masuk akal?










