Divisi Meta VR Alami Kerugian Miliaran Dolar di 2025
Kerugian yang luar biasa besar kembali dialami oleh divisi Meta VR di 2025, dengan jumlah mencapai belasan miliar Dolar.
Keberanian Mark Zuckerberg terjun ke dalam pasar VR, bahkan sampai mengubah nama perusahaan dari Facebook menjadi Meta, memang begitu penuh dengan risiko. Seperti yang terjadi pada 2025 lalu, divisi perangkat Meta VR yang menjadi unggulannya justru alami kerugian yang luar biasa besar, dengan angka mencapai belasan miliar Dolar.
Kerugian itu terungkap pada laporan keuangan terbaru Meta, yang perlihatkan divisi VR itu alami kerugian hingga USD 19.1 miliar di sepanjang 2025, meneruskan kerugian di tahun 2024 yang mencapai USD 17.7 miliar. Menariknya, kerugian terbesar pada tahun 2025 terjadi pada kuartal keempat mencapai USD 6.2 miliar.

Menanggapi fakta itu, Mark Zuckerberg selaku pimpinan Meta menegaskan akan fokuskan investasi ke depannya pada perangkat kacamata VR di divisi Reality Labs. Mungkin itu sebabnya perusahaan ini ambil keputusan untuk tutup dua studio Oculus miliknya, yang telah berhasil menelurkan game VR sukses seperti Deadpool VR dan seri RPG VR Asgard’s Wrath.
Pada kesempatan yang sama, Mark Zuckerberg juga sebutkan tahun 2026 masih akan menjadi momen merugi seperti 2025. Bedanya, dia optimis tahun ini tidak akan seburuk 2025 dan juga yakin tahun lalu merupakan puncak dari kerugian yang diterima oleh perusahaannya.
Bagaimana menurut Anda mengenai begitu besarnya kerugian yang diterima oleh Meta VR selama beberapa tahun ini? Apakah menurut Anda game VR masih sulit untuk dapatkan pasar yang besar di industri gaming saat ini?










