NetEase Dikabarkan Kembali PHK Karyawan di Studio Luar China
Rencana NetEase untuk lepas studio yang berdomisili di luar China tampaknya masih berlanjut di 2026 ini, dengan adanya PHK baru.
Kebijakan NetEase yang dimulai semenjak 2025 tampaknya masih belum mencapai akhirnya, yaitu dengan mengurangi hingga menutup studio yang berdomisili di region barat. Dampak dari kebijakan ini sempat terlihat tahun lalu, dengan pemecatan karyawannya di studio Marvel Rivals di Seattle, penutupan studio Fantastic Pixel Castle, dan pembubaran studio Bad Brain Games.
Beberapa pihak sebutkan langkah itu diambil setelah raksasa gaming itu melihat kesuksesan yang diraih oleh game asal developer China, seperti Black Myth Wukong, menunjukkan gamer global mulai berpindah haluan dari game buatan studio barat. Kini muncul lagi kabar mengenai adanya PHK di sana, disebutkan studio di Montréal terkena dampaknya.

Menariknya, kabar itu bukan berasal langsung dari pengumuman resmi, melainkan dari profil LinkedIn mantan karyawannya. Dari sana, terlihat divisi QA yang memastikan kualitas game sebelum dipasarkan menjadi korbannya, seperti disebutkan pada akun LinkedIn milik QA Project Manager Scott Killingsworth, Senior QA Specialist Pavlina Rahneva, dan QA Lead Stefano Magnabosco.
Masih belum diketahui secara pasti seberapa banyak karyawan dari studio itu yang telah kehilangan pekerjaannya, yang diperkirakan terjadi pada minggu lalu. Sekarang tinggal menunggu keterangan resmi dari NetEase sendiri untuk mengetahui angka pastinya.
Apakah Anda setuju dengan langkah NetEase untuk memisahkan diri dari studio region barat seperti ini?










