Pemerintah Rusia Serius Kembangkan Tandingan Call of Duty
Tidak senang selalu jadi musuh di Call of Duty, pemerintah Rusia serius kembangkan game tandingannya dengan siapkan dana besar.
Setelah sebelumnya berusaha untuk kembangkan console tandingan untuk PS5 dan Xbox, kini pemerintah Rusia melirik Call of Duty karena ingin membuat game tandingannya. Tidak hanya sekedar isapan jempol belaka, proposal itu bahkan telah mendapatkan lampu hijau dari kementerian di sana dengan dana yang begitu besar.
Menurut laporan yang dibuat oleh kantor berita Gazeta.Ru, kementerian akan berikan dana untuk pengembangan game yang setara dengan Call of Duty sebesar 10 miliar Ruble, atau sekitar $124 juta. Besaran itu menjadikan proyek game ini yang termahal di dalam sejarah Rusia.

Apakah proyek itu bisa menjadi kenyataan? Pada dasarnya developer di negara itu memang memiliki kemampuan untuk membuat game yang setara dengan Call of Duty, hanya kekurangan dana pengembangan saja. Bila pemerintah di sana benar-benar serius berikan dana itu, maka bukan tidak mungkin pesaing game sejuta umat itu akan lahir dari negara itu.
Menariknya, alasan utama pemerintah di negara itu sampai rela berikan dana besar untuk buat pesaing CoD berasal dari parlemen di sana, yang minta dibukanya penyelidikan terhadap game itu. Pasalnya, game besutan Activision itu dianggap menuai Russophobia, dengan selalu membuat negara mereka menjadi pihak jahat. Bila game pesaing itu bisa terwujud, maka besar kemungkinan Amerika, Inggris, dan Ukraina akan menjadi musuh di sana.
Bagaimana menurut Anda mengenai keseriusan dari pemerintah Rusia tersebut? Apakah menurut Anda game pesaing CoD itu bisa terwujud di masa depan?










