Ubisoft ‘Tawarkan’ Kesepakatan Untuk PHK Massal di Paris Headquarters
Menyusul kabar akan adanya restrukturisasi di badan Ubisoft, perusahaan itu ‘tawarkan’ kesepakatan untuk PHK massal karyawannya.
Semakin memburuknya kondisi Ubisoft selama satu dekade terakhir ini memaksa mereka untuk lakukan restrukturisasi besar di sepanjang 2026 ini, yang berakhir dengan jatuhnya harga saham perusahaan gaming asal Prancis itu hingga 30%. Kini menyusul kabar itu, raksasa gaming itu ‘tawarkan’ kesepakatan untuk PHK massal karyawannya dengan cara mengundurkan diri.
Dilansir dari laporan via IGN, pihak jubir perusahaan itu katakan ingin memutuskan hubungan kerja dengan 200 karyawannya di Paris Headquarters yang merupakan kantor utama publisher game itu. Untuk itu, mereka tawarkan kesepakatan Rupture Conventionnelle Collective (RCC) kepada karyawan yang terdampak.

Melalui RCC, semua karyawan yang terdampak akan diberikan kesepakatan untuk mengundurkan diri secara suka rela. Tentunya pihak perusahaan itu tidak bisa secara sepihak mengeluarkan semua pihak yang terkena RCC, karena perlu divalidasi oleh pihak otoritas Prancis setelah karyawan yang terkena dampaknya berikan persetujuannya.
Disebutkan pula proposal itu hanya akan menyasar karyawan yang ada di bawah kontrak di Prancis saja. Jadi karyawan yang ada di luar Prancis tidak akan terkena dampak dari PHK massal itu.
Namun melihat akan adanya perampingan massif di dalam badan perusahaan gaming itu, rasanya studio di luar Prancis hanya tinggal tunggu waktu saja hingga ikut terkena dampaknya. Terutama melihat PHK massal sebelumnya yang sebabkan lebih dari 2000 karyawan kehilangan pekerjaannya.
Bagaimana menurut Anda mengenai penawaran Ubisoft untuk lakukan PHK massal ‘suka rela’ itu?










