Bloodborne Remake Sempat Diusulkan Bluepoint Games Sebelum Studio Ditutup
Ternyata Bluepoint Games sempat usulkan untuk buat Bloodborne Remake sebelum studio itu akhirnya ditutup oleh Sony beberapa waktu lalu.
Bila Anda cukup jeli memperhatikan kolom komentar di setiap acara State of Play dari Sony, Anda tentu akan temukan adanya satu topik komentar yang selalu ada di sana, yaitu “kapan Bloodborne dibuat lagi?” Percaya atau tidak, fans game souls yang dibuat pada 2015 untuk PS4 itu masih tetap setia menunggu datangnya iterasi baru akan game favorit mereka itu.
Menariknya, usaha untuk kembali membuat game itu untuk console generasi sekarang ternyata sempat ada, dan ia datang dari Bluepoint Games; studio milik Sony yang berikan remake untuk Demon’s Soul dan terkenal karenanya. Tragisnya, studio itu baru saja ditutup oleh Sony beberapa waktu lalu, dan timbulkan beragam kontroversi dan prediksi akan alasannya.

Ternyata pada awal 2025 lalu, Bluepoint Games sempat berikan proposal untuk membangun kembali game itu dalam bentuk Bloodborne Remake. Sayangnya, menurut laporan Bloomberg, proposal itu ditolak oleh FromSoftware. Ironis, karena selama ini fans mengira Sony yang menolak pengembangan kembali game itu, karena Sony adalah pemilik dari IP game itu, bukan FromSoftware.
Meski tidak diketahui alasan pasti mengenai penolakan itu, mantan pemimpin Sony dan PlayStation Shuhei Yoshida sempat bicarakan mengenainya pada tahun lalu, ketika diwawancara di Kinda Funny Games. Menurutnya, pimpinan FromSoftware Hidetaka Miyazaki begitu menyukai game itu, dan tidak ingin ada pihak lain yang membuatnya kembali kecuali dia sendiri. Namun, kesibukannya hingga sekarang mencegahnya membuat kembali game itu.
Nah, bagaimana menurut Anda mengenai ‘near miss’ yang hampir mengembalikan game itu dalam format Bloodborne Remake untuk PS5? Apakah Anda termasuk gamer yang masih bersabar menantikannya?









