Turnamen League of Legends Game Changers Rising & Nova Series Dipastikan Lanjut di 2026
Kompetisi esports wanita di League of Legends mendapat dorongan besar setelah Game Changers Rising & Nova Series dipastikan kembali digelar di 2026.
Ekosistem kompetisi esports khusus wanita untuk League of Legends mendapatkan kabar yang menggembirakan, setelah dua turnamen penting di sana dipastikan akan berlanjut pada 2026 kelak. Menurut rencana, ajang turnamen LoL Game Changers Rising dan Nova Series akan kembali digelar setelah debutnya pada tahun lalu.
Konfirmasi terbaru datang setelah penyelenggaraan Nova Series edisi kedua diumumkan untuk paruh kedua 2026. Tak lama kemudian, Game Changers Rising juga dipastikan kembali setelah hak penyelenggaraannya diakuisisi oleh N.E.O (New Esports Org), sebuah perusahaan baru berbasis di Prancis yang mulai mengambil alih sejumlah proyek esports besar di kawasan Eropa.

Perusahaan ini dipimpin oleh dua figur yang cukup dikenal di industri esports Prancis, yaitu Bertrand Amar dan Matthieu Dallon. Keduanya sebelumnya bekerja dengan organisasi turnamen Webedia, dan kini N.E.O tampaknya mengambil alih banyak proyek esports yang sebelumnya ditangani perusahaan tersebut, termasuk berbagai event kompetitif di kawasan Eropa.
Turnamen Game Changers sendiri sebelumnya terinspirasi oleh kesuksesan kompetitif serupa di Valorant, yang telah lebih dulu mengembangkan liga esports khusus wanita dalam skala global. Riot mencoba mengadaptasi konsep tersebut ke League of Legends tahun lalu, meskipun dengan skala yang lebih kecil.
Turnamen perdana Game Changers menampilkan beberapa organisasi esports besar dari Eropa seperti G2 Hel, SK Gaming Avarosa, dan Vitality Rising Bees. Tim G2 Hel sendiri sempat mencuri perhatian setelah menjadi tim wanita pertama yang berhasil naik ke level kedua liga regional Eropa melalui kompetisi Liga Nexo di Spanyol.
Meski awalnya tampil kuat, G2 Hel secara mengejutkan gagal memenangkan Game Changers pertama setelah kalah dari tim Eterna di final. Namun mereka berhasil membalasnya dengan memenangkan edisi perdana Nova Series yang digelar di Prancis.
Sayangnya, momentum tersebut menjadi buyar ketika G2 Esports memutuskan membubarkan roster wanita mereka karena kesulitan mendapatkan sponsor. Beberapa organisasi lain seperti Solary dan Galions juga sempat menghentikan proyek tim esports wanita mereka.
Karena itu, kepastian berlanjutnya Game Changers Rising dan Nova Series pada 2026 dianggap sebagai kabar penting bagi komunitas esports wanita di League of Legends. Turnamen ini diharapkan dapat kembali membuka jalur kompetitif dan tentunya menarik dukungan sponsorship baru bagi ekosistem yang masih berkembang tersebut.
Bagaimana menurut Anda mengenai kembali digelarnya kedua turnamen esports khusus wanita itu? Jangan lewatkan pula mengenai munculnya informasi awal untuk LoL Worlds 2027, yang akan kembali diselenggarakan di Korea Selatan.










