Leaker Call of Duty Dipaksa ‘Pensiun’ Oleh Activision
Leaker kenamaan yang sering kali berikan informasi seputar pengembangan Call of Duty sebut dirinya ‘pensiun’ setelah Activision ancam dengan pidana.
Posisi leaker atau penyedia bocoran memang bisa dikata canggung. Pada satu sisi gamer ingin mengetahui lebih cepat mengenai informasi suatu game tanpa adanya filter dari publisher, di sisi lain disebut sebagai perusak kejutan yang disiapkan oleh perusahaan gaming. Kini, leaker kenamaan yang terkenal di komunitas Call of Duty mendadak sebut dirinya ‘pensiun’ dari bisnis bocoran informasinya.
Kabar itu datang langsung dari leaker bernama TheGhostOfHope via tweet, yang sebutkan Activision mengancamnya dengan jalur hukum untuk menghentikan aksinya selama beberapa tahun belakangan. Sang leaker sendiri menyatakan dirinya akan mengikuti permintaan tersebut dan memutuskan untuk pensiun dari aktivitas leaker itu.

Respons atas pensiunnya TheGhostOfHope itu kontan menimbulkan reaksi yang beragam di kolom komentarnya. Ada yang merasa Activision melakukan hal yang benar, tetapi tidak sedikit pula yang menyayangkan keputusan itu. Meski demikian, melihat kekuatan uang yang ada di balik raksasa Activision dan kekuatan pengacara mereka, mereka juga maklum atas pensiunnya leaker tersebut.
Wacana baru juga sempat muncul atas langkah yang diambil oleh Activision itu; apakah artinya apa yang diberitakan oleh TheGhostOfHope itu benar, sehingga Activision menjegalnya? Menanggapinya, Activision sebutkan bocoran merupakan sesuatu yang merugikan untuk pihak developer dan pemain, baik itu benar atau salah. Itu sebabnya mereka mengambil jalur hukum untuk menghentikannya.
Bagaimana menurut Anda sendiri mengenai langkah yang diambil oleh kreator Call of Duty terhadap leaker kenamaan tersebut? Apakah menurut Anda keberadaan leaker juga merugikan, sama seperti yang disebutkan oleh Activision?










