Data Internal Rockstar Games Hasil Curian Hacker Akan Dirilis Online
Kelompok hacker ShinyHunters memastikan akan membagikan data hasil pembobolan dari Rockstar Games, setelah tuntutan tebusan mereka diabaikan.
Pembobolan keamanan cyber yang dialami oleh Rockstar Games oleh kelompok hacker ternyata tidak berjalan seperti yang diharapkan oleh sang pelakunya. Berharap Rockstar membayar tebusan untuk mencegah bocornya data tersebut ke online, kreator GTA 6 itu malahan terkesan cuek dengan kejadian itu, dan berikan kepastian apa yang dicuri tidak penting serta tidak mengancam keamanan usernya.
Menanggapi respons tenang dari Rockstar tersebut, kelompok hacker ShinyHunters berikan konfirmasi bahwa mereka akan segera merilis data hasil peretasan itu ke online. Keputusan ini diambil setelah tuntutan tebusan yang mereka ajukan tidak dipenuhi oleh pihak studio game.

Laporan dari BBC menyebutkan bahwa mereka telah berkomunikasi langsung dengan ShinyHunters, kelompok yang sebelumnya mengklaim telah membobol sistem Rockstar. Grup ini dikenal sebagai jaringan cybercriminal berbahasa Inggris yang diduga terdiri dari individu berusia muda, bahkan remaja, namun memiliki rekam jejak cukup aktif dalam berbagai kasus peretasan.
Menurut pernyataan mereka, data yang telah dicuri akan segera dipublikasikan secara online sebagai bentuk respons balik dari keputusan Rockstar. Meski detail lengkap mengenai isi data itu belum sepenuhnya terungkap, klaim sebelumnya menyebutkan bahwa informasi yang diakses mencakup berbagai aspek internal perusahaan.
Dengan ancaman publikasi data yang akan terjadi, perhatian industri gaming kembali tertuju pada Rockstar Games. Jika apa yang telah dicuri memang tidak terlalu sensitif dan “data lama”, maka akan cukup menarik untuk melihat apa saja yang masih belum dipublikasikan oleh kreator GTA 6 itu.
Bagaimana menurut Anda mengenai respons dari kedua belah pihak itu?










