Gunzilla Games Dituduh Belum Bayar Gaji Karyawan Selama Berbulan-bulan
Sejumlah karyawan dan mantan karyawan Gunzilla Games mengaku belum menerima gaji selama berbulan-bulan, memicu kekhawatiran soal kondisi studio.
Demam game battle royale yang terjadi pada awal 2025 lalu memang munculkan fenomena yang menarik di kalangan developer, dengan banjirnya game bergenre itu ke pasaran. Pada akhirnya, tren itu hasilkan begitu banyak game battle royale yang gagal, termasuk salah satunya adalah Off the Grid yang dibuat oleh Gunzilla Games.
Ternyata efeknya begitu dahsyat pada studio itu sendiri, dengan adanya gelombang PHK massal, dan juga baru diketahui bahwa karyawan yang tersisa masih menanggung kegagalan itu. Dikabarkan bahwa sejumlah karyawan, baik yang masih aktif maupun mantan, mulai angkat suara di LinkedIn dengan menuduh studio itu belum membayar gaji mereka selama berbulan-bulan.

Suara yang pertama memicu perhatian akan masalah ini adalah Anna Savina, Talent Acquisition Lead di studio itu, yang mengklaim bahwa perusahaan memiliki “utang besar” terkait gajinya yang belum dibayarkan. Ia juga menyoroti kurangnya transparansi dari manajemen, termasuk tidak adanya kejelasan kapan pembayaran tersebut akan diselesaikan, serta dugaan bahwa CEO mengabaikan permintaan informasi dari karyawan.
Keluhan ini ternyata bukan kasus milik Anna semata. Beberapa karyawan lain ikut mengkonfirmasi situasi serupa via reply. Ada yang mengaku belum menerima pembayaran untuk bulan Agustus dan September, sementara yang lain menyebut sudah lima bulan tidak menerima gaji sama sekali. Bahkan, ada laporan bahwa akses kerja mereka dicabut setelah mempertanyakan kepastian pembayaran, tanpa kompensasi yang dijanjikan.
Lebih mengkhawatirkan lagi, seorang mantan Senior VFX Animator mengklaim bahwa beberapa karyawan bahkan belum dibayar sejak Oktober 2025, sementara studio tetap mengharapkan mereka untuk terus bekerja. Deretan testimoni ini membentuk gambaran yang cukup serius terkait kondisi internal studio tersebut.
Jika tuduhan ini terbukti benar, dampaknya bisa sangat besar, tidak hanya bagi reputasi Gunzilla Games, tetapi juga berpotensi pada tuntutan hukum dari pemerintah terkait kelalaian kompensasi tenaga kerja. Untuk saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak studio sendiri guna menjelaskan situasi ini dari sisi mereka.
Bagaimana menurut Anda mengenai tuduhan yang dilancarkan oleh karyawan dari studio Gunzilla Games itu?










