Rocket League Akan Gunakan Easy Anti-Cheat
Developer Rocket League akhirnya memutuskan untuk tambahkan Easy Anti-Cheat ke dalam game mereka, dan disambut pesimis oleh pemainnya.
Setelah lebih dari satu dekade lamanya Rocket League tidak berikan pengamanan pemainnya dari cheater, akhirnya tim developer game ini umumkan akan tambahkan sistem pengamanan itu ke sana. Penambahan sistem itu akan diimplementasikan semenjak 28 April kelak, dengan menggunakan Easy Anti-Cheat untuk menangkal cheater yang gunakan aplikasi third party.
Pengumuman itu dituliskan dengan singkat via tweet, yang hanya berikan tanggal dan juga janji akan datangnya informasi lebih lengkap di lain hari. Sistem Easy Anti-Cheat sendiri bukanlah nama baru, karena sistem ini juga digunakan di begitu banyak game populer, seperti Fortnite, Apex Legends, War Thunder, The Division 2, dan Dying Light.

Meskipun kabar ini seharusnya membuat komunitas pemainnya gembira, ternyata penerimaannya tidak begitu positif. Kekecewaan terbesar mereka bukan berasal dari tidak bisa menggunakan cheat, tetapi dari kekhawatiran akan tidak bisa gunakan mod di dalam game.
Mod yang begitu membantu pemain, seperti Bakkesmod, diperkirakan tidak bisa lagi digunakan bila anti-cheat itu mulai berfungsi, sementara penyedia cheat akan selalu temukan jalan untuk menembus sistem Easy Anti-Cheat, seperti yang terbukti pada game lain yang menggunakannya.
Bagaimana menurut Anda mengenai akan digunakannya sistem Anti-Cheat di Rocket League setelah lebih dari satu dekade lamanya tanpa pengamanan? Apakah Anda termasuk pemain game ini yang juga menikmati bantuan mod di sana?










