Embracer Group Siratkan Kebangkitan Deus Ex, Saints Row, hingga Legacy of Kain
Embracer Group memberi sinyal akan menghidupkan kembali Deus Ex, Saints Row, TimeSplitters, Thief, Red Faction, dan Legacy of Kain.
Bila bicara soal perusahaan game dengan koleksi game terbesar, rasanya sangat sulit untuk bisa menyaingi Embracer Group, berkat koleksi properti intelektual yang mereka miliki. Setelah bertahun-tahun melakukan akuisisi agresif, perusahaan asal Swedia tersebut kini menguasai sejumlah franchise legendaris yang pernah mendefinisikan berbagai era industri game. Menariknya, banyak di antaranya justru dibiarkan berdebu tanpa masa depan yang jelas.
Melalui laporan keuangan tahunan terbarunya di slide ke-39, Embracer Group secara terbuka mengungkap daftar franchise yang mereka anggap sebagai “underleveraged brand equity,” aset brand yang memiliki nilai besar namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Daftar tersebut berisi sejumlah nama yang langsung memancing nostalgia gamer lawas, seperti Deus Ex, Saints Row, TimeSplitters, Thief, Red Faction, hingga Legacy of Kain.
Penyebutan game itu pada ajang penting seperti laporan keuangan menjadi sinyal paling jelas, bahwa Embracer Group masih melihat potensi besar pada franchise-franchise tersebut. Dengan kata lain, meskipun saat ini belum ada proyek aktif yang diumumkan, perusahaan itu mengindikasikan niat untuk menghidupkannya kembali di masa mendatang.
Bagi para gamer, daftar ini terasa seperti kumpulan legenda yang sudah terlalu lama menghilang. Deus Ex dikenal sebagai salah satu franchise futuristik action terbaik sepanjang masa. Legacy of Kain memiliki status kultus berkat narasi dan atmosfer gelapnya. Sementara TimeSplitters dan Red Faction pernah menjadi ikon pada era PlayStation 2 dan Xbox generasi awal.
Namun, seperti banyak hal lain di industri game, niat belum tentu berujung pada realisasi. Embracer Group sendiri tidak membagikan jadwal, studio pengembang, maupun bentuk proyek yang sedang dipertimbangkan. Semua kemungkinan masih terbuka, mulai dari remake, reboot, remaster, hingga sekuel penuh.
Kebangkitan franchise-franchise ini bisa saja menjadi bagian dari Fellowship Entertainment, perusahaan baru hasil pemisahan Embracer yang akan berfokus pada pengembangan dan monetisasi IP premium. Dengan dukungan studio seperti Crystal Dynamics, Eidos-Montréal, 4A Games, dan Warhorse Studios, sumber daya untuk menghidupkan kembali seri-seri tersebut jelas tersedia.
Di sisi lain, sejarah restrukturisasi Embracer menunjukkan bahwa perusahaan tetap harus menyeimbangkan ambisi kreatif dengan realitas bisnis. Setelah melalui PHK massal dan penutupan sejumlah studio pada 2023, setiap proyek baru di masa depan kemungkinan akan dipilih dengan sangat hati-hati.
Meski belum ada kepastian, fakta bahwa Embracer secara resmi menyoroti franchise-franchise ini dalam laporan keuangan sudah cukup untuk membangkitkan harapan lama gamer yang telah terpendam dalam. Terkadang, sentimen positif dari cukup banyak fans bisa mendorong raksasa bisnis untuk bergerak.
Bagaimana menurut Anda mengenai adanya kemungkinan kembalinya Deus Ex, Saints Row, dan Legacy of Kain? Franchise mana yang paling ingin Anda lihat bangkit kembali?










