Kantor Pusat Nintendo Kembali Jadi Target Ancaman Bom
Nintendo kembali menerima ancaman bom di kantor pusat Kyoto, dan polisi Jepang telah menangkap pria 27 tahun yang mengaku mengirim surat ancaman.
Kemalangan yang diterima oleh Nintendo belakangan ini ternyata tidak terbatas pada jatuhnya harga saham mereka hingga 10%, tetapi sampai dapatkan ancaman bom. Ancaman serius itu dikabarkan terjadi pada kantor pusat mereka di Kyoto. Untungnya, pihak kepolisian Jepang bertindak cepat dan telah menangkap seorang pria pengangguran berusia 27 tahun yang diduga bertanggung jawab atas pengiriman surat ancaman tersebut.
Menurut laporan awal dari publikasi asal Jepang KTV, tersangka pengiriman ancaman bom itu berasal dari Hekinan yang berada di Prefektur Aichi, yang jaraknya sekitar 136 Km dari kantor pusat Nintendo itu. Ia diduga mengirim dokumen berisi ancaman akan mengebom kantor Nintendo, dan bahwa rencana tersebut sudah berjalan serta tidak dapat dihentikan.

Ternyata surat itu bukan ancaman pertama yang dia lancarkan ke kantor Nintendo, karena dilaporkan sebelumnya dia juga mengirim surat serupa pada 16 Maret 2026. Menanggapi ancaman tersebut, aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan dan pemeriksaan menyeluruh di area sekitar kantor itu, untuk memastikan tidak ada bahaya nyata terhadap karyawan maupun lingkungan sekitar.
Tersangka disebut telah mengakui perbuatannya, dan kini juga menghadapi tuduhan hukum karena mengganggu operasional bisnis. Dalam konteks hukum di Jepang, pelanggaran seperti ini menghadapi hukuman sangat serius karena tidak hanya menimbulkan keresahan publik, tetapi juga dapat memaksa perusahaan besar untuk menghentikan aktivitasnya.
Bahkan menurut laporan dari Automaton, beberapa acara perusahaan Nintendo pada tahun 2023 dan 2024 sempat dibatalkan akibat ancaman bom serupa terhadap karyawan. Pada 2024, seorang pria Jepang lainnya juga ditangkap polisi setelah mengancam keamanan turnamen Splatoon yang diadakan oleh raksasa gaming itu.
Hingga saat ini, masih belum dikabarkan mengenai motif dari pelaku pengancaman serangan bom itu. Bagaimana menurut Anda sendiri mengenai adanya ancaman semacam itu kepada raksasa gaming sebesar Nintendo?









