Nintendo Umumkan Pictonico, Game Mobile yang Ubah Foto Jadi Mini Game
Nintendo umumkan Pictonico, game mobile baru untuk iOS dan Android yang mengubah foto pemain menjadi hingga 80 mini game unik ala WarioWare.
Harus diakui bahwa Nintendo selalu punya cara unik untuk menghadirkan ide-ide segar yang sulit ditebak. Ketika banyak publisher besar berlomba menghadirkan game dengan skala semakin masif, perusahaan asal Jepang itu justru kembali menunjukkan kreativitas khasnya lewat proyek mobile sederhana, tetapi dengan konsep yang terdengar sangat khas Nintendo.
Kali ini, mereka resmi mengumumkan Pictonico, game mobile baru yang akan memanfaatkan foto-foto di smartphone pemain untuk diubah menjadi berbagai mini game interaktif. Konsep yang diperlihatkan melalui trailer ini secara langsung mengingatkan pada seri WarioWare, franchise legendaris Nintendo yang dikenal lewat kumpulan mini game konyol dengan gameplay super singkat dan penuh kejutan.
Melalui Pictonico, pemain dapat menggunakan foto yang sudah tersimpan di galeri atau mengambil gambar baru langsung melalui aplikasi. Foto tersebut kemudian akan diolah menjadi berbagai mini game dengan skenario yang tak kalah nyeleneh, mulai dari memberi makan atasan yang lapar, mencabut bulu hidung ibu yang sedang marah, hingga mengupas masker wajah dari wajah sang ayah.
Nintendo menjelaskan bahwa game ini akan tersedia untuk iOS dan Android semenjak 28 Mei 2026, dan sudah dapat dilakukan pre-order melalui App Store maupun Google Play Store, yang tampaknya saat ini masih tersedia untuk region terbatas. Pictonico sendiri akan hadir sebagai game free-to-download dengan sejumlah mini game yang bisa dimainkan secara gratis sebagai demo.
Untuk membuka seluruh konten, pemain perlu membeli paket mini game dalam bentuk volume. Volume pertama dibanderol seharga US$5.99, sementara Volume 2 dipatok di harga US$7.99. Meski Nintendo belum mengungkap jumlah mini-game di tiap volume, mereka memastikan total konten yang tersedia bisa mencapai hingga 80 mini game.


Dari sisi konsep, proyek ini terasa seperti evolusi natural dari filosofi desain Nintendo yang selalu berupaya mengubah hal sederhana menjadi pengalaman bermain yang kreatif. Menggunakan foto pribadi sebagai elemen utama gameplay bukan hanya menghadirkan sentuhan personal, tetapi juga membuka kemungkinan pengalaman yang berbeda untuk setiap pemain.
Kehadiran Pictonico juga terasa menarik karena diumumkan tidak lama setelah Goro Abe, sutradara seri WarioWare, meninggalkan Nintendo setelah 27 tahun bekerja di perusahaan tersebut. Meski belum ada konfirmasi akan keterlibatan langsung tokoh itu di game ini, kemiripan konsep antara kedua game ini tentu akan memancing perhatian para fans lama.
Bagaimana menurut Anda mengenai konsep Pictonico yang mengubah foto di smartphone menjadi mini game unik ala WarioWare?










