Co-Founder Ubisoft Meninggal Dalam Kecelakaan Pesawat

Reading time:
June 21, 2026
Salah satu pendiri Ubisoft, Claude Guillemot, dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat di Prancis pada usia 69 tahun.

Meskipun nama Ubisoft belakangan ini kerap dikaitkan dengan beragam kegagalan dan juga kontroversi, tetapi tidak bisa dipungkiri pula bahwa raksasa gaming itu juga turut membangun industri game hingga menjadi seperti sekarang ini. Kini, salah satu tokoh yang turut membangun perusahaan itu dari bawah, Claude Guillemot, dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat di Prancis.

Menurut laporan dari media Prancis Ouest-France, insiden tersebut terjadi pada 19 Juni lalu di wilayah La Baule, Prancis Barat. Claude Guillemot kala kejadian tengah berada di dalam sebuah pesawat wisata Cessna 421 bersama seorang instruktur penerbangan, ketika pesawat tersebut jatuh. Kedua penumpang dipastikan meninggal dunia. Proses identifikasi sempat memakan waktu karena pesawat terbakar ketika tim penyelamat tiba di lokasi kejadian.

ubisoft
Claude Guillemot.

Claude Guillemot sendiri merupakan salah satu dari lima bersaudara yang mendirikan Ubisoft pada tahun 1986, bersama Yves yang saat ini menjabat sebagai CEO, Michel, Gérard, dan Christian Guillemot. Selama bertahun-tahun, ia menjabat sebagai Executive Vice-President sekaligus anggota dewan perusahaan itu. Claude Guillemot meninggal dunia pada usia 69 tahun.

Meski nama Yves Guillemot lebih dikenal sebagai wajah utama Ubisoft, kontribusi Claude terhadap perjalanan perusahaan asal Prancis tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya di bawah kepemimpinan keluarga Guillemot, Ubisoft tumbuh menjadi salah satu publisher terbesar dunia dengan sederet franchise populer seperti Assassin’s Creed, Far Cry, Rainbow Six, hingga Prince of Persia.

Bagaimana menurut Anda dampak dari kepergian salah satu tokoh yang begitu berpengaruh itu terhadap Ubisoft di masa depan?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…