Control Resonant Picu Kontroversi Terkait Early Access Eksklusif PS5
Remedy benarkan pemain PS5 dapat memainkan Control Resonant dua hari lebih awal, kebijakan yang picu reaksi negatif dari pemain platform lain.
Meski era game eksklusif perlahan mulai memudar belakangan ini, nyatanya praktik eksklusivitas dalam bentuk lain ternyata masih bertahan. Salah satu yang pastinya akan memancing reaksi komunitas adalah pemberian akses bermain lebih awal yang hanya tersedia untuk pengguna platform tertentu, untuk game yang dirilis bersamaan di multiplatform.
Situasi inilah yang kini mengiringi perjalanan Control Resonant. Melalui ajang PlayStation State of Play Juni 2026, Remedy Entertainment akhirnya mengumumkan tanggal rilis resmi game tersebut, yakni pada 24 September 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC beserta dimulainya masa pre-order untuk game itu.

Namun di balik kabar baik tersebut, terdapat detail lain yang langsung menarik perhatian komunitas. Melalui informasi yang dibagikan di PlayStation Blog, Remedy sebutkan bahwa pemain yang melakukan pre-order Digital Deluxe Edition di PS5 akan mendapatkan akses bermain lebih awal selama 48 jam sebelum peluncuran resmi.
Konfirmasi tambahan kemudian datang dari Communication Director di Remedy Entertainment, Thomas Puha via tweet, yang membenarkan bahwa periode early access tersebut hanya eksklusif untuk platform PlayStation 5. Artinya, pemain PC maupun Xbox yang membeli edisi Digital Deluxe dengan harga lebih mahal dari edisi standar tidak akan mendapatkan keuntungan serupa.
Keputusan ini langsung memancing reaksi keras dari komunitas. Sejumlah pemain yang telah melakukan pre-order di platform lain mengaku kecewa karena merasa mendapatkan perlakuan berbeda meski membayar harga yang setara. Bahkan tidak sedikit yang secara terbuka menyatakan niat untuk membatalkan pesanan mereka sebagai bentuk protes terhadap kebijakan tersebut.
Bagaimana menurut Anda mengenai keputusan early access untuk Control Resonant yang hanya diberikan untuk pemain PS5 saja?










