Craig Duncan Tinggalkan Xbox Game Studios Setelah 20 Bulan Menjabat

Reading time:
June 16, 2026
Craig Duncan resmi mundur dari posisi kepala Xbox Game Studios, sementara Matt Booty akan mengambil alih hingga penggantinya dipilih.

Periode perubahan besar yang terjadi di badan Xbox ternyata tidak selalu berikan berita baik. Pasalnya di tengah berbagai upaya restrukturisasi dan penyesuaian strategi bisnis yang dilakukan Microsoft, Xbox kini dipastikan akan kehilangan salah satu sosok penting di balik pengelolaan studio internalnya. Craig Duncan mengumumkan bahwa dirinya akan mundur dari posisi kepala Xbox Game Studios setelah menjabat selama 20 bulan.

Menurut laporan The Game Business, kepergian Duncan tidak terjadi sendirian. Chief of Staff Xbox Game Studios, Louise O’Connor, juga akan meninggalkan perusahaan. Untuk sementara waktu, Chief Strategy Officer Xbox, Matt Booty, akan mengambil alih pengawasan divisi tersebut sementara Microsoft mencari sosok yang tepat untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Duncan.

xbox game studios
Craig Duncan.

Selama memimpin Xbox Game Studios, Duncan bertanggung jawab atas sejumlah studio first party milik Microsoft, seperti Halo Studios, The Coalition, Turn 10 Studios, Playground Games, Rare, Obsidian Entertainment, Ninja Theory, Compulsion Games, The Initiative, Double Fine, InXile Entertainment, Undead Labs, World’s Edge, hingga XGS Publishing. Duncan sendiri telah bersama Xbox sejak 2011, dengan sebagian besar kariernya dihabiskan sebagai pimpinan studio Rare.

Kepergian Louise O’Connor juga menandai berakhirnya perjalanan panjang veteran lain di bawah payung Xbox. O’Connor telah menjadi bagian dari Rare sejak 1999 dan bertahan hingga proyek Everwild dibatalkan pada 2025. Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Chief of Staff Xbox Game Studios pada September 2025.

Bagaimana menurut Anda mengenai perubahan besar yang kembali terjadi di tubuh Xbox ini? Masih bicara soal Xbox, tahukah Anda bahwa console Series X|S alami kerugian hingga ratusan Dolar untuk setiap penjualannya?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…