Valve Beri Kejelasan Soal Sistem Pemesanan Steam Controller
Akibat begitu tingginya permintaan Steam Controller yang masih melampaui produksi, Valve memperkenalkan sistem pengiriman baru hingga 2027.
Tidak bisa dipungkiri bahwa lini hardware buatan Valve memang terus menjadi penarik perhatian yang besar untuk para gamer PC. Dari berbagai perangkat yang diperkenalkan perusahaan tersebut pada 2025 ini, Steam Controller merupakan satu-satunya produk yang sudah meluncur, dan tersedia untuk dibeli. Sayangnya, tingginya minat pasar itu ternyata membuat stok perangkat tersebut beberapa kali habis dalam waktu singkat.
Melalui update terbaru yang diumumkan pada 18 Juni lalu, Valve kini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai sistem reservasi baru untuk Steam Controller. Perusahaan tersebut memperkenalkan tiga perkiraan jendela waktu pengiriman bagi calon pembelinya, yakni September 2026, Desember 2026, atau bahkan baru tersedia pada 2027. Untuk pemesanan pada 2027, detail waktu pengiriman yang lebih spesifik akan diumumkan di kemudian hari.

Valve menegaskan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk menghentikan produksi Steam Controller. Akan tetapi, tingginya permintaan yang saat ini jauh melampaui kapasitas produksi membuat perusahaan itu merasa perlu mengelola ekspektasi, mengenai kapan pengguna dapat menerima pesanan mereka.
Perusahaan milik Gabe Newell tersebut juga menjelaskan mekanisme reservasi yang akan digunakan. Ketika giliran pembeli yang sebelumnya telah mengantri tiba, Valve akan mengirimkan email berisi kesempatan untuk melakukan pembelian. Pengguna kemudian memiliki waktu 72 jam untuk menyelesaikan transaksi. Jika batas waktu tersebut terlewati, kesempatan membeli akan diberikan kepada orang berikutnya dalam antrean.
Situasi ini memperlihatkan bahwa antusiasme terhadap Steam Controller masih sangat tinggi. Bahkan ketika Valve tengah mempersiapkan perangkat lain seperti Steam Machine dan Steam Frame VR, yang dijadwalkan meluncur pada musim panas 2026, permintaan terhadap controller tersebut terlihat masih jauh melampaui kemampuan produksi perusahaan.
Apakah Anda termasuk gamer yang juga sedang mengantri untuk bisa membeli Steam Controller dari Valve itu?










